Disdikbud Tasikmalaya mengorganisir workshop tentang Literasi dan Numerasi dengan topik βRumah Otak Anak untuk Guru PAUDβ. Kegiatan berlangsung di Gedung PGRI pada Jumat 24 April 2026. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menghadapi perubahan politik dan teknologi di dunia pendidikan.
Wandi Herpiandi, Kepala Disdikbud, menekankan bahwa perubahan adalah hal yang wajib dihadapi. Guru harus terus belajar agar mampu mengadaptasi. Ia berikan pesan bahwa literasi dan numerasi bukan hanya tentang membaca atau menghitung, tetapi juga tentang memproses informasi dengan kritis.
Workshop ini dirancang untuk memperdalam pemahaman guru PAUD tentang konsep dasar. Wandi merangkum bahwa kemampuan ini menjadi fondasi untuk kesuksesan anak di masa mendatang. Para peserta dipaksa untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana peningkatan diri.
Disdikbud juga mengajak guru untuk menjadi fasilitator yang kreatif. Mereka harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Wandi berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara praktis di sekolah.
Workshop ini tidak hanya mengajak menguasai teori, tetapi juga melatih aplikasi di lapangan. Para guru diharapkan lebih profesional dan inovatif. Kegiatan ini menjadi awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di level dini.
Setiap guru PAUD diencouraged untuk aktifnya. Mereka harus memiliki kesabaran dan kreativitas dalam mengemban anak. Wandi berharap workshop ini menjadi awal dari transformasi dalam pendekatan pendidikan.
Guru harus mampu menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berubah. Literasi dan numerasi menjadi kunci bagi mereka. Wandi menegaskan bahwa adaptasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan.
Workshop ini juga menjadi pesan bahwa pendidikan di level dini harus didukung dengan pendekatan yang lebih modern. Guru diharuskan tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kebutuhan anak.
Setiap peserta dapat memanfaatkan ilmu dari workshop ini untuk meningkatkan kualitas pelajaran. Wandi harap hasil ini bisa merumit ke berbagai PKBM.
Workshop ini juga menjadi peluang bagi guru untuk belajar bersama. Keterampilan baru yang dipelajari bisa menjadi sarana pertumbuhan karir. Wandi berharap peserta bisa menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum.
Disdikbud Tasikmalaya terus berupaya mendukung pengembangan pendidikan. Workshop ini merupakan salah satu langkah untuk menciptakan generasi guru yang lebih kompetitif.
Kepala Disdikbud mengundang para guru untuk terus berinovasi. Literasi dan numerasi adalah dasar, tapi guru juga harus mampu mengadaptasi dengan teknologi baru.
Setiap guru PAUD diharuskan tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga pada cara pengajaran. Kreativitas dan keterampilan soft skill menjadi kebutuhan utama.
Workshop ini tidak hanya mengajak belajar teori, tetapi juga praktik. Wandi berharap peserta bisa langsung menerapkan ilmu di lapangan.
Setiap guru disuruh untuk menjadi pemimpin di lingkungan pendidikan. Mereka harus mampu mengajukan konsep baru dan mengadaptasi dengan kebutuhan anak.
Disdikbud Tasikmalaya berkomitmen untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif. Workshop ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung ini.
Guru PAUD diharuskan sebagai fasilitator yang baik. Mereka harus mampu memudahkan proses belajar tanpa memaksa.
Workshop ini juga menjadi peluang bagi guru untuk mengembangkan skill mereka. Literasi dan numerasi adalah pondasi, tapi guru juga harus mampu belajar berkelanjutan.
Setiap peserta dipaksa untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana peningkatan diri. Wandi berharap hasil ini bisa merumit ke berbagai PKBM.
Disdikbud Tasikmalaya terus berusaha mendukung pengembangan pendidikan. Workshop ini merupakan salah satu langkah untuk menciptakan generasi guru yang lebih kompetitif.
Guru PAUD diharuskan tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga pada cara pengajaran. Kreativitas dan keterampilan soft skill menjadi kebutuhan utama.
Workshop ini juga menjadi peluang bagi guru untuk mengembangkan skill mereka. Literasi dan numerasi adalah pondasi, tapi guru juga harus mampu belajar berkelanjutan.
Setiap peserta dipaksa untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana peningkatan diri. Wandi berharap hasil ini bisa merumit ke berbagai PKBM.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
π Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
π Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.