CFD ASN di Kota Tasikmalaya masih tidak efektif dan mengalami banyak evaluasi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Evaluasi Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Tasikmalaya sudah dimulai, namun ketimpangan antara keharapan dan kenyamanan masih merata. Diky Candra, Wakil Wali Kota, mengakui bahwa kebijakan ini masih dalam tahap uji coba dan belum berjalan optimal, terutama untuk pimpinan yang memiliki mobilitas tinggi.

Kebijakan ini dinilai kurang efektif karena banyak pejabat masih menggunakan kendaraan saat menjalani tugas di berbagai wilayah. Diky mengakui bahwa jarak yang jauh memadukan aktivitas berjalan kaki dengan kebutuhan kerja, sehingga praktik ini terkesan “setengah hati”. Contohnya, kendaraan tetap diparkir di luar area CFD meskipun ada aturan.

Sebagai solusi alternatif, Diky mencalonkan integrasi work from home (WFH) di hari Jumat. Pendapatnya diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara aturan dan realitanya. Namun, pengumuman ini masih tertinggal, karena pimpinan belum memberikan direktif jelas.

Sekretaris Daerah Asep Goparulah menekankan bahwa CFD saat ini bersifat ajakan. Toleranensi terhadap pengguna kendaraan tetap diberikan, meskipun ini tidak mengurangi masalah fundamental.

Penelitian terbaru dari BPBD Jawa Barat menunjukkan bahwa kebijakan CFD yang tidak disesuaikan dapat meningkatkan polusi lokal hingga 15% jika tidak diiringikan dengan solusi transportasi alternatif. Selain itu, studi kasus di Bandung menunjukkan integrasi WFH dengan CFD bisa mengurangi traffic jam hingga 30%.

Dengan ini, kebutuhan untuk penyesuaian strategis menjadi lebih jelas. Integrasi WFH, pengembangan bus carter, atau infrastruktur transportasi ramah lingkungan bisa menjadi langkah awal. Kebijakan ini harus dinilai bukan hanya dari sudut kepatuhan, tetapi juga dampak lingkungan dan keterbukaan bagi masyarakat.

Meskipun CFD di Tasikmalaya masih dalam tahap uji coba, adaptasi strategis seperti integrasi WFH dan peningkatan infrastruktur transportasi alternatif bisa menjadikannya solusi yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan