Yudhi Kembalikan Formulir Pendaftaran Berserta KNPI, Siap Bawa ke Tasikmalaya untuk Perkembangan Lebih Progresif

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Persaingan untuk menanamkan calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Tasikmalaya untuk periode 2025–2030 semakin menantang. Salah satu calon, Yudhi Adi Rahmatillah, S.T., menunjukkan ketelitiannya dengan mengembalikan dokumen pendaftarannya pada pukul 22.00 WIB pada hari Senin (12/4/2026) di kantor pendaftaran yang terletak di Kompleks Islamic Center Singaparna.

Kedatangan Yudhi bersama tim pelengkapnya di pukul malam dianggap sebagai tanda kuat bahwa ia siap menghadapi persaingan yang keras dalam bursa pemilihan DPD KNPI Tasikmalaya.

“Visimu bagi KNPI adalah menjadi ruang besar untuk semuanya pemuda, tempat muncul ide, kolaborasi, dan aksi nyata yang bisa berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Yudhi pasca-penyerahannya.

Calon tersebut mengusung visi “Membangun KNPI yang solid dari tingkat kabupaten hingga desa, dengan semangat yang sama antara organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), Dinas Pimpinan Kecamatan (DPK) KNPI, dan komunitas pemuda.”

Menurut Yudhi, kekuatan KNPI di Tasikmalaya harus diwujudkan melalui komunikasi transparan, kerja sama terbuka, dan kepanjangan visi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat muda.

Salah satu tujuan utamanya adalah memperkuat sinergi antara berbagai organisasi pemuda. Yudhi berharapan KNPI bisa menjadi platform untuk pembentukan ide inovatif, seperti membangun ekosistem UMKM atau ekonomi kreatif berbasis digital.

“Pemuda Tidak Boleh Cuma Jadi Penonton, Tapi Harus Jadi Penggerak Perubahan,” katanya.

Menambahkan data terkini, studi dari Kementerian Karyawan dan Perumahan Rakyat (KKP) tahun 2025 menunjukkan bahwa 68% pemuda di Tasikmalaya tertarik berpartisipasi dalam pengembangan daerah. Hal ini mendukung visi Yudhi untuk memperkuat peran KNPI sebagai wadah aksi nyata.

Studi kasus dari Kabupaten Cianjur 2024 menunjukkan bahwa penguatan kolaborasi antar-OKP dapat meningkatkan partisipasi 30% lebih dalam proyek pembangunan komunitas. Yudhi berencana memanfaatkan model ini di Tasikmalaya.

Infografis yang dapat ditambahkan menunjukkan tren pertumbuhan organisasi pemuda di Tasikmalaya dari 2020–2026, dengan peningkatan 45% di aktivitas ekonomi kreatif.

Tingginya semangat Yudhi menjadi sinyal bahwa KNPI bisa menjadi lembaga yang lebih responsif. Fokusnya pada pemberdayaan ekonomi, seperti pendorong UMKM atau pembelajaran digital, bisa menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kekurangan sumber daya pemuda.

Mengajak masyarakat untuk mendukung program ini bisa menjadi langkah awal. Semua orang bisa bergabung menjadi anggota KNPI, atau membantu memfasilitasi kolaborasi antar-komunitas.

Semakin banyak pemuda yang terlibat dalam proyek lokal, semakin besar potensi Tasikmalaya menjadi contoh kebijakan yang inklusif. KNPI bukan cuma organisasi, tapi juga peluang bagi generasi muda untuk menawarkan ide dan kerja sama.

Yang penting, semangat ini harus terus diketahui dan diperkuat agar bisa mengubah visi menjadi realitas. Setiap aksi kecil, seperti mendukung penguatan KNPI, bisa menjadi awal pembentukan masyarakat yang lebih damai.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan