Penduduk di Ciamis terkejut karena reklame di Garut memicu gangguan listrik

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Akib (48), warga Kab. Ciamis, berhasil keluar hidup setelah terjadinya kecelakaan listrik saat memasang baliho di papan reklame di Kampung Cipatik, RT 03 RW 02, Dusun Nanjung Jaya, Kecamatan Kersamanah, Garut, Selasa (7/4/2026). Kekerasan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat korban sedang menempatkan reklame dengan tinggi sekitar 10 meter. Balikho yang digunakan oleh korban menyambar kabel listrik, sehingga korban terikat dan tersengat di permukaan papan.

Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif menjelaskan, evakuasi dilakukan dengan tim kerja sama Batang Polis, Babinsa, dan petugas PLN Cibatu. Prosesnya memakan waktu sekitar 40 menit karena risiko tinggi sengatan listrik di ketinggian. Korban kemudian dirawat di Puskesmas Sukamerang karena luka bakar di tangan kanan dan panggang kiri.

Poli menegaskan, korban sehat dan tidak terkena kerugian permanen. Keterangan ini disampaikan untuk mengingatkan masyarakat, terutama pekerja di lingkungan industri atau ketinggian, untuk menjaga perlaksanaan keselamatan kerja. Diarea yang berdekatan dengan jaringan listrik, diperlukan perhatian ekstra sebelum melakukan aktivitas pemasangan atau konstruksi.

Data terbaru menunjukkan peningkatan risiko kecelakaan listrik di Indonesia terkait penggunaan peralatan listrik tidak selaras atau penanganan yang kurang tepat. Studi kasus serupa di Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa 70% dari kecelakaan listrik di ketinggian terjadi karena kontak langsung dengan kabel listrik yang rusak.

Pemerintah dan badan keamanan terus mengajukan langkah penguatan standar keamanan listrik di berbagai wilayah. Di Indonesia, pelacakan ketimpangan pada instalasi listrik masih menjadi tantangan utama.

Dari situasi ini, penting bagi setiap individu untuk memahami risiko potensial di sekitar lingkungan kerja. Kehati-hati terhadap kabel listrik, terutama di lingkungan industri atau rumah tangga, bisa menjadi kunci untuk mencegah tragedi. Setiap penanganan keamanan tidak boleh tergantikan dengan kecepatan atau kesempatan menabung. Kehidupan yang aman dimulai dari kesadaran yang konsisten, bukan hanya saat kecelakaan tiba.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan