Hujan dan Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ciamis, 54 Orang Harus Dipesan Sementara

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Hujan yang sangat intens dengan angin kencang menegak di Kabupaten Ciamis pada 28 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah serta Menurun sejumlah pohon di beberapa desa. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, Ani Supiani ST MSi, mengadmitkan fakta tersebut.

Hasil serangan cuaca ekstrem terlihat di lima desa di dua kecamatan. Atap rumah warga mengalami kerusakan bermacam jalur, dari ringan hingga sedang, sehingga sebagian masyarakat dipaksa meninggalkan rumah.

Ani Supiani menjelaskan dalam pernyataannya bahwa hujan deras disertai angin kencang kemarin memicu Menurun pohon dan Kerusakan struktur rumah. “Betul, kami menilai ada kerusakan akibat cuaca ekstrem seperti ini,” kata ia kepada media.

BPBD segera memulai koordinasi dengan pihak setempat untuk pengukuran penuh dan tindakan awal di lokasi terpencam. Selain ini, pengiriman barang darurat mulai dikemas. “Kami sedang melakukan pengukuran rumah yang terpancat, serta menghitung jumlah Kepala Keluarga atau jiwa yang terpaksakan mengungsi,” ujar BPBD.

Data sementara menunjukkan kerusakan tersebar di Desa Bantardawa (35 rumah), Desa Pasirlawang (34 rumah), Desa Purwajaya (12 rumah), Desa Sidarahayu (15 rumah), serta Desa Mekarmukti di Cisaga (1 rumah). Dari total, sebagian rumah mengalami kerusakan ringan dan sedang. Selain itu, 18 kepala keluarga atau 54 jiwa dipaksa mengungsi karena kondisi rumah tidak layak.

BPBD masih berlangsung pada lapangan, terutama dalam menggerakkan pohon yang menyusul rumah dan membersihkan material atap.

Kebijakan ini menunjukkan kebutuhan penguatan infrastruktur serta siapness masyarakat terhadap bencana alam. Komunitas harus terus berkoordinasi dengan aparat daerah untuk mempercepat penanganan dan memperkuat ketahanan terhadap cuaca ekstrem. (riz)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan