Lebaran Mengembangkan Mobilitas di Terminal Singaparna, Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Aktivitas penumpang di Terminal Tipe B Singaparna, Tasikmalaya, mengalami perubahan signifikan sebelum dan pas Idulfitri 1447 Hijriah. Data resmi menunjukkan peningkatan jumlah penumpang mencapai puncak pada dua hari sebelum Lebaran, dengan total kedatangan 1.719 orang pada H-5 (16 Maret 2026). Puncak arus terjadi pada H-2 (19 Maret 2026) dengan 3.058 penumpang, mengalami lonjakan 133% dibanding rata-rata harian sekitar 1.312 orang.

Penumpang angkutan antarkota (AKDP) menjadi dominan dengan 2.379 orang, Sedangkan angkutan kota dan desa (angkot/andes)ipment 679 orang. Setelah H-2, jumlah penumpang mulai turun, mencapai 2.619 orang pada H-1 (20 Maret 2026) dan turun drastis menjadi 1.096 orang pada Hari Lebaran (21 Maret 2026). Kendaraan yang masuk juga berkurang hingga 79 unit, turun 54% dari kondisi normal.

Penurunan ini terkait dengan pengaktifan masyarakat yang kembali ke daerah asli setelah liburan. Pada H+1 (22 Maret 2026), arus balik naik menjadi 1.499 penumpang, mendukung tren peningkatan setelah Lebaran. Data keberangkatan juga menunjukkan peningkatan 50% menjadi 1.783 penumpang dengan 188 kendaraan, menunjukkan kembali aktivitas transportasi.

Analisis tren ini mengungkapkan hal-hal yang perlu diperhatikan, seperti ketentuan waktu perjalanan lebih awal untuk menghindari kekacetan. Penggunaan aplikasi transportasi digital mungkin menjadi solusi untuk mengoptimalkan informasi real-time, mengurangi ketidakpastian, dan meningkatkan efisiensi arus penumpang di masa liburan.

Tren fluktuasi penumpang di Terminal Tipe B Singaparna menjadi patokan penting untuk pelayanan transportasi umum. Dengan mempelajari pola ini, pihak terkait dapat merencanakan alokasi sumber daya dan pengelolaan antre yang lebih efisien, memastikan pengalaman penumpang tetap nyaman meskipun dalam kondisi penumpang yang ber-fluktuasi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan