Kontainer ODOL yang memborankan koneksi internet di Jalan Banjar-Pangandaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PANGANDARAN, Thecuy.com
Kondisi kabel internet di Jalan Nasional Banjar-Pangandaran mengalami kerusakan yang mendesak setelah kendaraan berload melewati dengan kecepatan berlebihan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukulan 01:30 WIB Rabu (11/3/2026) di tetangganan Putrapinggan.

Seorang warga, Eful Saefulloh (26), menjelaskan bahwa kendaraan tinggi yang melintas di jalur tersebut menyentuh kabel telkom yang diletakkan di atas jalan. “Kondisi kabel tertarik hingga mengakibatkan tiang penyangga jatuh ke pinggir jalan,” kata Eful kepada media.

Akibat kerusakan, kabel telkom mulai membiang dan bagian dari tiang juga melari. Warga sekitar segera bergerak untuk mengamankan area, termasuk menarik kembali tiang dan kabel. “Ini bukan hanya bertanggung jawab tim teknis, tetapi juga warga yang berusaha mencegah kerusakan lebih parah,” ujarnya.

Arus lalu lintas di jalur Kalipucang mengalami gangguan berat karena konsekuensi peristiwa. Keterangan Eful menunjukkan ini bukan masalah baru, karena tikungan Putrapinggan dikenal memiliki kondisi jalan yang berisiko. “Kendaraan ODOL sering melintas di sini, dan kadang-tinggal ada kabel yang terjerat,” katanya.

Maman (40), warga lain, juga mengkritik keamanan trafik. “Angkutan berload seharusnya diertikan sebelum beroperasi di jalur seperti ini,” kata Maman. Sejarah-occasi ini menghadirkan risiko akut bagi masyarakat yang melintas di area tersebut.

Penghakiman trafik atau penegakan ketentuan di jalur takur berisiko tinggi diperlukan. Perbaikan infrastruktur jalan, terutama di area dengan terrain melingkau, juga diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan kerusakan infrastruktur.

Banyak wilayah yang mengalami masalah kabel terjerat atau gangguan trafik karena beban kendaraan berat. Solusi jangka panjang memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan pihak terkait untuk memantau rute kendaraan dan memperkuat infrastruktur jalan.

Pemuda dan warga di daerah pantai seperti Pangandaran harus lebih siap menghadapi risiko yang berpotensi memengaruhi kehidupan sehari-hari. Kesadaran bersama terhadap protokol keamanan jalan dan penanganan kendaraan berat menjadi kunci mencegah tragedi yang lebih parah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan