Jalan Berlubang di Sindangkasih, Ciamis, akan diperbaiki sebelum Lebaran.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jalan Lingkar Baru di Dusun Pengkolan, Sindangkasih, Ciamis yang sebelumnya tidak layak digunakan karena kerusakan, lingkaran, dan tidak rata telah melalui perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Pertanahan (DPUTRP) kabupaten Ciamis. Proses ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara yang berkeluarga di jalur ini.

Sebelumnya, kondisi jalan ini memicu kekhawatiran masyarakat karena kerumuran dan potensi kecelakaan. Iah, warga umur 65 tahun, mengakui kondisi jalan setelah perbaikan sudah lebih aman untuk digunakan. Ia menekankan bahwa perbaikan hanya berupa penambalan, tetapi ini sudah menjadi langkah positif untuk mengurangi risiko ketidaknyamanan. “Bagi pengendara, jalannya sekarang lebih stabil, berbeda dengan sebelumnya yang sering bergerak tidak rata,” ujarnya.

Jeje, warga lain usia 55 tahun, juga merasa kontenue dengan perbaikan. Ia mengekspresikan harapan akan kualitas tambalan yang berkelanjutan agar tidak perlu dilakukan perbaikan ulang sering. “Semoga tambalan yang digunakan memiliki keawetan yang baik, sehingga bisa bertahan lama,” katanya.

Kepala DPUTRP Ciamis, Taufik Gumelar, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan setelah laporan masyarakat dan pengendara. Aksi langsung dilakukan untuk memperbaiki kerusakan yang memicu ketidaknyamanan. Namun, warga mengkhawatirkan jika perbaikan hanya kerangkaan dan tidak ada solusi permanen. Iah menyuarakan harapan akan perkembangan menjadi beton, karena tanah di area tersebut rentan tergenang air. “Jika bisa, betonkan dulu karena kadang tambalan hanya sementara,” tegasnya.

Jalan ini merupakan jalur utama yang dipasukan oleh berbagai kendaraan, sehingga kerusakan berpotensi mengganggu mobilitas. Perbaikan ini dimulainya pada Senin, 9 Maret 2026, dan sudah selesai diinformasikan kepada masyarakat. Namun, kebutuhan infrastruktur jangka panjang masih menjadi prioritas untuk mencegah masalah terulang.

Perbaikan jalan ini mencerminkan respons pemerintah lokal terhadap keluhan masyarakat. Namun, warga tetap meminta dana untuk pengembangan lebih lanjut. Jeje menegaskan bahwa akses jalan ini penting untuk aktivitas sehari-hari, terutama untuk pemuji yang ingin berkendara dengan aman.

Perbaikan jalan Lingkar Baru adalah contoh respon pemerintah terhadap permintaan masyarakat. Namun, kebutuhan pendirian infrastruktur yang lebih kokoh diperlukan untuk menghindari kerusakan terulang. Warga mengundang pemerintah untuk memenuhi harapan mereka tentang solusi permanen untuk jalur utama ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan