Polisi di Tasikmalaya mengungkap kronologi kecelakaan kerja melibatkan dua pekerja.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Tasikmalaya, Thecuy.com — Tim polisi sedang menelusuri urutan kejadian kecelakaan kerja yang menyakiti satu pekerja di Kecamatan Tawang. Insiden terjadi ketika marmer ekspedisi dari Jakarta tertipis pada pekerja yang sedang memindahkan muatannya.

Kapolsek Tawang, Iptu Sumarso, menjelaskan tim polisi langsung mengejar lokasi setelah laporan masyarakat. Petugas memastikan keamanan, mengamankan area, dan mengevakuasi korban. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat dua pekerja memindahkan puluhan lembar marmer dari kendaraan ke kendaraan lain.

Marmer yang terlibat berjumlah sekitar 20 lembar dengan ukuran dua meter. Data awal menunjukkan kendaraan pengangkut awal mengalami masalah pada ban depan, sehingga mobil tidak stabil. Proses ini dianggap menjadi penyebab marmer jatuh.

Ketimpunan polisi mendapati dua korban: satu meninggal, satu lain luka. Korban terluka sedang dirawat di rumah sakit terdekat. Polisi masih meminta informasi lebih lanjut dari sopir dan pihak ekspedisi untuk memastikan asal dan tujuan pengiriman marmer.

Kecelakaan ini menjadi pengingat risiko yang dapat terjadi saat mengangkut barang kecil namun berat. Keamanan kerja harus menjadi prioritas, terutama dalam aktivitas transportasi atau pengangkutan material.

Data terkini menunjukkan meningkatnya jumlah kecelakaan kerja terkait material transportasi di Indonesia. Riset menunjukkan bahwa pelatihan operator pengangkutan dan inspeksi rutin kendaraan bisa mengurangi risiko seperti ini.

Insiden ini juga mengungkap kebutuhan standarisasi protokol pengangkutan barang ekspedisi. Semua pihak terkait wajib memastikan dokumentasi dan verifikasi barang selalu lengkap. Teknologi seperti sistem pengantaran real-time mungkin menjadi solusi untuk mencegah kecelakaan sejenis.

Kebijakan yang lebih ketat terhadap pihak pengangkutan dan penegakan standar keamanan harus diimbangkan. Pelatihan keamanan kerja untuk pekerja dan pelaksana proyek perlu lebih intensif. Jika tidak, risiko kecelakaan kerja akan terus meningkat, terutama dalam aktivitas yang melibatkan material berbahaya.

Tragedinya harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Semua pihak berkepentingan wajib bekerja sama untuk menjaga keamanan kerja. Jangan sampai jiwa menjadi korban risiko yang tidak terduga.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan