Petir Was Betrayed, It Was Actually a Deceptive Tree: Atap Ruang Guru SDN Margamulya, Kota Tasikmalaya Ambruk

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com — Kejadian gempa bada di Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya, terjadi Rabu (4/3/2026) sore. Hujan tebal dan angin kuat memicu tumbukan pohon besar di dekat SDN Margamulya, sehingga atap ruang guru terpisah.

Empat guru yang terlalu dalam ruangan saat gempa berhasil keluar. Mereka lidi dengan kekuatan dan kejelian saat bagian atap dan genteng bergerak. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, saat cuaca sangat berbahaya.

Seorang guru, Erna Ernawati, mengingat awalnya mereka merasa suara keras itu adalah petir. Namun beberapa detik kemudian, atap mulai roboh dan genteng jatuh. “Awalnya kami memikirkan petir. Tapi akhirnya bangunan mulai tergantung,” rapiinya Kamis (5/3/2026).

Pohon Arba dengan diameter sekitar 2,5 meter menjadi penyebab utamanya. Akibatnya, ruang guru yang sering digunakan untuk administrasi dan penyimpanan terlalu rusak. Dua komputer dan satu printer juga hilang.

Kepala sekolah, Aceng Ilyas, menjelaskan pohon itu terlalu besar dan menumpuk di dekat bangunan. “Diameternya 2,5 meter. Cuaca keras membuatnya roboh,” ujarnya.

Meskipun tidak ada korban berat, salah seorang guru mengalami luka ringan karena serpihan genteng. Semua guru berhasil keluar dengan aman setelah memastikan jalur keluar.

Kehidupan sering membawa tantangan tak terduga. Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa keselamatan dan persiapan adalah kunci menghadapi bencana. Semua pihak harus tetap berkepala dan siap menghadapi pemberantasan.

Jadilah setiap orang jadi penanda kokoh dalam masyarakat. Dengan kerja sama dan dukungan mutu, kita bisa menghadapi kerugian dengan semangat dan ketangguhan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan