Kebakaran di Mesin ATM Bank Mandiri di Tasikmalaya, kerugian ditaksir Rp300 juta

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radar Tasikmalaya — Secara mendadak, kebakaran menabrak area mesin ATM milik Bank Mandiri di Jalan HZ Mustofa Nomor 297, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (4/3/2026).

Api yang diperkirakan berasal dari komponen mesin ATM muncul dengan cepat, menghasilkan kelembapan kering yang menuntut intervensi cepat. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya berani bergerak tanpa tundaan setelah menerima laporan dari warga bernama Ammar Mudaki.

Koordinator Lapangan Damkar, Hendrik Setiana, menjelaskan proses penanganan dimulai pukul 05.23 WIB. Bagi satu menit, pihaknya langsung memasuki lokasi dengan mobil fire truck, supply truck, dan unit rescue. Saat mencapai area, api sudah terlihat menyala di bagian depan ATM.

Laporan dari lapangan menunjukkan kebakaran dimulai sekitar pukul 05.15 WIB. Pelapor mendengar suara aneh dari pintu ATM, lalu melihat kolom asap di area tersebut. Sebelum petugas tiba, pelapor mencoba memadamkan api menggunakan alat ringan.

Keberaguan awal pelapor sangat membantu menahan api, namun penyalaan ulang memerlukan intervensi lebih intensif. Petugas menggunakan protokol penanganan standar, sehingga api berhasil diamkan sekitar pukul 05.53 WIB. Proses pendinginan lanjut hingga pukul 06.30 WIB untuk memastikan keselamatan.

Luas area yang terbakar sekitar 6 meter persegi, dengan kerusakan terbatas di bagian depan ATM. Tidak ada korban jatuh atau luka fisik tercatat. Bendungan utama dan dokumen penting berhasil diselamatkan, seperti yang dinyatakan oleh Hendrik.

Sangat penting untuk memperhatikan tanda-tanda kebakaran awal. Upaya pelapor mencoba memadamkan api secara mandiri menunjukkan dampak positif. Namun, kecepatan respons petugas tetap menjadi kunci dalam mencegah keberlanjutan.

Bab ini menunjukkan bagaimana respons cepat dan kerja sama antara warga serta tenaga pemadam kebakaran dapat mengurangi dampak bencana. Kejadian ini menjadi pengingat untuk selalu siap menghadapi risiko kebakaran di lingkungan umum.

Setiap orang memiliki peran dalam mencegah kebakaran. Jangan ragu melaporkan atau membantu saat terjadi bencana. Keterampilan dasar seperti menggunakan alat pemadam api ringan bisa menjadi solusi sementara.

Kebakaran bisa menghancurkan beban ekonomi dan emosional. Pengelolaan kekuatan api membutuhkan persiapan dan kesadaran. Jadi, investasi dalam peralatan dan pendidikan akan sangat berharga untuk masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan