Roti Abon Berjamur dari SPPG Sariwangi Sirnasari 2 Ditutup BGN

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pelayanan SPPG Dapur Makan Bergizi Gratis Sariwangi Sirnasari 2 di Tasikmalayaemporah sementara oleh BGN karena ketemu roti abon berjamur dalam menu disediakan. Penutupan ini disahkan oleh Humaidi Fadilah, koordinator SPPG, yang mengakui informasi resmi dari BGN. “Roti abon berjamur yang dikeluh oleh orang tua dan siswa menjadi penyebab,” ujarnya.

Menu ini biasanya disalurkan ke 13 sekolah, tiga pesantren, dan kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, balita) selama Ramadan. Saat aktif, dapur ini memproduksi 2.855 porsi sehari. Saat ditutup, distribusi digantikan oleh tiga dapur lain di Kecamatan Sariwangi.

Mamat Sariwangi menekankan pentingnya menjaga kualitas menu. “Barang yang tidak memenuhi syarat harus ditolak,” kata ia. Satgas kecamatan telah mendorong pengelola SPPG dan pihak terkait untuk memastikan standar operasional.

Penambahan data terbaru menunjukkan peningkatan kebutuhan distribusi menu MBG di wilayah lain yang awal terpengaruh. Studi menunjukkan 40% dari program SPPG di Indonesia mengalami kesaksian kualitas makanan dalam satu tahun terakhir. Infografis menunjukkan korelasi antara kualitas makanan dan kesehatan anak.

Penutupan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan kualitas layanan publik. Bagian masyarakat dapat berperan aktif memantau kualitas menu di dapur MBG. Kewajiban pemerintah juga harus lebih ketat dalam pemantauan agar program ini tetap aman dan efektif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan