Warga Keluhkan Jembatan Cibeureum di Bantarkalong, Tasikmalaya, Jadi Tempat Balap Liar Selama Ramadan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Atmosphere yang biasanya penuh kepuasan di Jembatan Cibeuruem, Tasikmalaya, tiba-tiba berubah menjadi sepi karena aksi balapan liar yang dilakukan remaja di sekitar kelautan. Setiap sore dalam masa Ramadan, spot ini sering dipenuhi motor yang dipakai pelaku untuk memanas-menasik sepeda dengan kecepatan tinggi.

Aksi tersebut bukan hanya mengganggu tenaga kerja, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan. Gerakan melemah dan manuver berisiko dari para boko dapat mengganggu alur lalu lintas, terutama di jalur utama yang menghubungkan Karangnunggal dengan Cipatujah.

“Banyak pengendara sempat terpaku karena harus memperlambat laju kendaraan karena jalan penuh motor liar,” ujar Riki Aktari (35), seorang pengendara yang pernah mengalami situasi tersebut. Ia mengutip risiko kecelakaan yang tinggi jika kondisi tidak segera dipatuhi. “Pertolongan cepat dari polisi sangat diperlukan sebelum terjadi korban jiwa,” menambahnya.

Warga sekitar juga mengakui masalah ini. Miftah Parid (35) menyatakan bahwa pelaku biasanya anak-anak berusia sekolah, mulai dari SMP hingga SMK. Pola balapan liar ini terus berulang tiap Ramadan tanpa ada penegakan yang efektif. “Setiap tahun sama yang berulang, dan kami takut kalau ada kecelakaan di situ,” ujarnya.

Kebisingan dari motor yang berkecepatan tinggi dan penonton yang berkepanjangan juga mengganggu kenyamanan warga. Konflik ini membuat mereka meminta pelaksanaan pelindungan rutin tiap sore untuk menghentikan kegiatan ilegal. Warga berharap aparat keamanan segera mengambil tindakan tegas agar Jembatan Cibeuruem kembali menjadi jalur lalu lintas aman, bukan lokasi adu yang mengancam kehidupan.

Pemerintah dan aparat kepolisian harus memberikan prioritas pada pemberantasan perilaku tersebut. Melawan pelanggaran keamanan jalan bukan hanya kebutuhan warga, tetapi juga tanggung jawab bagi masyarakat sebagai umat Ramadan yang berani meminta keadilan. Langkah tegas harus dilakukan segera untuk mencegah tragedi di jalur utama yang digunakan oleh ribu ribu pengendara setiap hari.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan