Tasikmalaya kembali mempertimbangkan membuka layanan penerbangan komersial di Bandara Wiriadinata. Pemerintah setempat memanggil manajemen Citilink untuk diskusi pada 25 Februari 2026 di Bandara Soekarno-Hatta. Tanda-tanda ini jelas: perusahaan yang dikenal dengan harga terjangkau mungkin kembali menjalankan rute menuju Tasikmalaya.
Pemeriksaan lebih lanjut secara langsung tidak segera berlangsung. Di gedung DPRD, suara ketegangan meningkat. Enan Suherlan, anggota Komisi II DPRD Tasikmalaya, menilai perluasan rute ini harus didasarkan pada logika yang konkret, bukan hanya optimisisme.
โOperasionalnya saat itu memakan biaya yang tidak dapat dihindari. Jika penumpang tidak melimpah, maskapai hanya akan mengalami kerugian,โ ujarnya. Setiap penerbangan membutuhkan jumlah penumpang minimal agar bisa beroperasi secara menguntungkan.
Pembelajaran dari 2023 menegaskan risiko. Rute JakartaโTasikmalaya yang dibuka pada 2 Oktober 2023 hanya menjalankan tiga itinerasi sebelum ditutup pada 17 Oktober. Di saat itu, pengisian kursi tak stabil: dari 62 penumpang di perjalanan pertama, jumlah turun hingga 40 di itinerasi kedua.
Enan mempertanyakan motivasi utama. Apakah reaktivasi ini berdasar permintaan masyarakat atau aspirasi strategi daerah? โKebijakan harus mempertimbangkan kebutuhan sebenar, bukan sekadar asumsi,โ ia menekankan.
Data operasi 2023 menjadi peringatan. Rute ini berhenti setelah penumpang mengurangi signifikan. Penerbangan terakhir hanya membawa 40 penumpang dari Tasikmalaya ke Jakarta.
Pertanyaan yang harus dijawab: Apakah rute ini benar-benar dibutuhkan? Apakah jumlah permintaan warga atau data pasar yang penuh? Enan menyoroti pentingnya analisis objektif sebelum keputusan diambil.
Jika direncanakan, rute ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan keterhubungan ekonomi Tasikmalaya dengan kota-kota lain. Namun, tanpa data pasar yang jelas, risiko kerugian operasi tetap tinggi.
Pendekatan yang lebih cermat perlu dilakukan. Pemerintah bisa mengkaji lebih mendalam permintaan pendamping penerbangan atau membandingkan dengan destinasi lain. Analisis ekonomi lokal juga perlu dilaksanakan untuk memastikan keuntungan jangka panjang.
Bagi masyarakat, reaktivasi bandara ini bisa memberikan akses lebih mudah ke Jakarta dan kota-kota lain. Namun, harapan ini harus didukung dengan rencana yang realistis.
Penyerangan layanan penerbangan komersial di Tasikmalaya mungkin menjadi kesempatan untuk memahami dinamika pasar penerbangan kecil. Bisa menjadi studi kasus bagi kota lain yang ingin kembangkan infrastruktur transportasi.
Bagi Citilink, operasi ini bisa menjadi uji coba untuk mengeksplorasi pasar baru. Namun, bisnis ini membutuhkan strategi yang memadukan harga kompetitif dengan manajemen kost.
Rute ini juga bisa menjadi media untuk meningkatkan potensi wisata di Tasikmalaya. Meskipun belum ada data spesifik, potensi wisata alam dan budaya Setan Pringgas yang unik bisa menjadi penggerak.
Keberhasilan proyek ini sangat tergantung pada kemampuan pemerintah dan maskapai untuk menyesuaikan dengan dinamika pasar. Tanpa ini, reaktivasi bandara ini mungkin menjadi investasi gagal.
Pemerintah harus memprioritaskan data pasar yang objektif. Apakah ada permintaan yang signifikan dari masyarakat atau bisnis yang memerlukan pembiayaan?
Enan Suherlan menegaskan bahwa kebijakan publik harus berbasis fakta. Asumsi atau ambisi tidak cukup menjadi dasar untuk membuka layanan yang berbiaya tinggi.
Rute JakartaโTasikmalaya saat ini mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. Namun, untuk reaktivasi, harus ada analisis permintaan yang mendasar.
Bagi warga, ini bisa menjadi harapan untuk akses transportasi yang lebih cepat. Namun, harapan ini harus didampingi dengan rencana yang jelas.
Penerbangan komersial di Tasikmalaya bisa menjadi indikator penting untuk kesejahteraan ekonomi daerah. Namun, harus diadakan dengan hati-hati.
Analisis lebih mendalam tentang tren pesawat kecil seperti ATR 72-600 diperlukan. Mesin ini populer karena efisiensi biaya, tetapi hanya berkeliling di area dengan permintaan stabil.
Data operasional dari 2023 menunjukkan bahwa pasar Tasikmalaya mungkin belum siap untuk peluncuran besar.
Bagi pemerintah, reaktivasi bandara ini bisa menjadi risiko jika tidak didukung data yang tepat.
Kebijakan ini bisa menjadi peluang untuk melancarkan komitmen dukungan infrastruktur daerah. Namun, harus diolah dengan penuh kesadaran.
Setiap penerbangan yang terbang harus memberikan nilai tambah. Tanpa itu, biaya operasional akan menjadi beban.
Reaktivasi bandara Wiriadinata bisa menjadi bagian dari strategi perkembangan daerah. Namun, harus didasarkan pada kebutuhan yang jelas.
Pemerintah dan Citilink harus menyiapkan rencana alternatif jika penumpang tidak melimpah.
Bagi masyarakat, ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan keterhubungan dengan kota-kota lain. Namun, harapan ini harus didukung dengan data yang tepat.
Penerbangan komersial di Tasikmalaya bisa menjadi model bagi kota lain dengan profil pasar yang sama. Namun, harus diadakan dengan penuh analisis.
Kesuksesan proyek ini sangat pada keputusan yang diambil berdasarkan fakta, bukan asumsi.
Analisis pasar penumpang lokal harus dilakukan sebelum langkah besar diambil.
Bagi Citilink, operasi ini bisa menjadi uji coba untuk pasar baru. Namun, harus diadakan dengan riset yang matang.
Penerbangan komersial di Tasikmalaya bisa menjadi solusi untuk mengurangi waktu perjalanan. Namun, harus didukung dengan permintaan yang jelas.
Reaktivasi bandara ini bisa menjadi bagian dari strategi pemerataan akses. Namun, harus didasarkan pada kebutuhan yang nyata.
Kebijakan ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan ekonomi lokal. Namun, harus diadakan dengan penuh pemahaman.
Penerbangan komersial di Tasikmalaya mungkin menjadi langkah awal untuk pengembangan infrastruktur transportasi. Namun, harus didasarkan pada data yang objektif.
Bagi warga, ini bisa menjadi harapan untuk akses transportasi yang lebih cepat. Namun, harapan ini harus didampingi dengan rencana yang jelas.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
๐ Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
๐ Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.