Viman Alfarizi dan Mimpi Menghidupkan Wiriadinata: Terbang Tinggi atau Kembali Berulang!

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id—Ambisi kembali muncul. Arus baling-baling yang dulu tak terlihat kini sudah masuk ruang rapat. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, menargetkan mengaktifkan penerbangan komersial di Bandara Wiriadinata.

Bandara militer yang pernah hidup, lalu hilang, kembali hidup sebentar, lalu kembali mati. Sekarang, proyek ini kembali mencoba. Pertanyaan utama tetap belum terjawab: apa yang mendorong Viman? Apakah karena keinginan untuk meningkatkan gengsi kota? Berawan kemakmuran ekonomi? Atau strategi untuk menempatkan Tasikmalaya di daftar kota-kota yang lebih maju?

Tidak ada dokumen konsep yang terbuka secara lengkap. Blueprint masa depan bandara dalam 5-10 tahun belum ada. Meskipun, pemerintah pusat dan provinsi sedang fokus membangun Jalan Tol Getaci. Tol yang akan mempercepat perjalanan darat ke Bandung dan Jakarta, dengan biaya lebih terjangkau dibanding-flight.

Namun, mengapa tak ada urgensi pesawat? Hitungan yang rumit. Citilink, yang siap teknis, menghitung biaya operasi. Seabadut ATR 72 bisa menghabiskan Rp170 juta per kali, dengan kapasitas 68 kursi. Rencana blocksheet: jika kursi kosong, pemerintah harus bayar 60% kursi yang tidak terisi.

Jika rata-rata kursi hanya 40%, siapa yang membayar 28 kursi sisa? APBD diperbolehkan, tetapi risiko kerugian negara jika proyek gagal. Trauma 2023 masih terdengar. 2 Oktober 2023, penerbangan dari Halim Mendarat di Wiriadinata. ATR 72-600 datang dengan optimisme.

62 penumpang turun, 66 balik ke Jakarta. Seminggu kemudian, jumlah turun drastis. Tiga kali terbang, lalu berhenti. Model charter, bukan reguler. Ada dana swasta, APBD, dan komitmen penumpang.

Revitalisasi Bandara Wiriadinata membutuhkan strategi yang matang. Fokus harus pada kebutuhan masyarakat, bukan hanya ambisi. Rencana harus transparan, dengan analisis risiko yang jelas. Jika berhasil, Tasikmalaya bisa kembali menjadi pusat transportasi yang dinamis, menawarkan alternatif transportasi yang efisien.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan