Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pangandaran, khususnya dalam bulan Ramadhan, kini menjadi topik pembahasan di kalangan masyarakat. Banyak individu merasa menu yang diberikan tidak memenuhi ekspektasi mereka. Vidio viral di media sosial menunjukkan paket yang dikumpulkan oleh warga, berisi telur rebus, roti, serta kurma dalam kemasan plastik. Sementara itu, beberapa laporan menyebutkan bahwa bagi kelompok spesifik seperti ibu hamil atau ibu menyusui, isi MBG hanya terdiri dari jeruk, roti, dan kue kecil.
Reaksi warganet sangat intens, dengan banyak akun Facebook yang memposting kritik. Beberapa orang mengklaim program ini mungkin menjadi kesempatan bagi korupsi. Sebagian warga juga mempertanyakan apakah menu ini benar-benar sesuai standar nutrisi, terutama karena program ini diharapkan mendukung malnutrisi dan mengurangi stunting.
Tedi Yusnanda dari Sarasa Institute mengakui MBG lahir dari konsep pemerintah Prabowo Subianto, yang berdampak untuk meningkatkan kesehatan generasi. Namun, ia menekankan bahwa kualitas program tidak hanya terletak pada menu fisik, tetapi juga dalam implementasi. “Dalam dunia usaha, para pengusaha sering menghitung segala hal dengan telaten. Sama-sama dalam dunia ini, tapi di sisi anak-anak, ini terasa tidak tepat,” kata ia.
Beberapa analisis dari warga lokal mencerminkan kekhawatiran serius. Salah seorang peminat MBG dari Pangandaran menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mencerminkan keluhan akan kesejahteraan, tetapi juga mengabaikan kebutuhan nutrisi yang mendalam. “Program ini harus lebih ramah usia dan lebih sesuai dengan kebutuhan fisik kita,” ia mengajukan.
Beberapa studi menunjukkan bahwa program MBG mirip ini di daerah lain mengalami tanda-tanda kekurangan partisipasi setelah bulan pertama. Hal ini bisa menjadi peluang untuk memodifikasi menu dan sistem distribusi agar lebih berkesinambungan.
Sebagai penutup, inisiatif ini memerlukan evaluasi mendalam. Siapa pun yang berpartisipasi dalam program ini harus memastikan bahwa semua aspek—dari pengambilan keputusan hingga distribusi—dikenal dengan transparansi. Hasil akhir program ini tidak hanya diukur dari menu yang diberikan, tetapi juga dari seberapa baik ia bisa mendukung kesejahteraan jangka panjang siapapun yang terlibat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.