Kecelakaan Maut di Banjar Disebabkan oleh Niat Injak Rem dan Kesalahan Sopir dalam Mengelola Gas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Identitas korban yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Banjar–Cimaragas terungkap Selasa sore (23/2/2026). Terjadi di Dusun Cipariuk, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, korban dipukul dan terserak beberapa meter setelah tabrakan antara minibus dan sepeda motor. Korban, Ade Dodi (57), pengendara sepeda motor, berboncengan dengan anaknya, Salma Lintang Nuramalia.

Yuli, sepupu Ade Dodi, menjelaskan korban mengantur dari Kalipucang menuju Ciamis bersama Salma. “Putrinya sedang kuliah di MAN Ciamis dan tinggal bersama uwanya di Kalipucang,” ujarnya Rabu (25/02/2026).

Keluarga menyebut Ade Dodi sebelumnya tinggal di Ciamis sebelum pindah ke Kalipucang. Dikenal aktif sebagai pengurus Porda dan wasit lomba bola voli, korban meninggal membuat keluarga merasaEditable karena belum menyangka perjalanan ini berbahaya.

Salma terluka luka berat setelah dibawa ke RSUD Kota Banjar. Jenazah Ade Dodi kemudian diadakan di Ciamis.

Rina, ketua RT, menjelaskan pengemudi minibus Sandi mungkin kehilangan kendali saat menuju Banjar. “Paman saya sibuk dengan tugas RT sebelum berangkat, mungkin mengantuk saat tabrakan terjadi,” ujarnya.

Kecelakaan terjadi di tikungan tajam saat minibus (Z 1861 DK) dari Ciamis berkeliling dengan sepeda motor (Z 3653 TAX) Ada Dodi dari Banjar. Pengemudi minibus disebut menginjak gas bukan rem, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Pendapat penyebutan: Peristiwa ini memperingatkan pentingnya kesadaran jalan. Semoga korban ini menjadi catatan bagi semua pengguna jalan untuk menghindari risiko.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan