Jakarta – Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah, bersama Ngesti Nugraha, Bupati Semarang, menghadiri inspeksi Pasar Projo Ambarawa pada hari ini. Tujuannya adalah memastikan stabilitas harga bahan pangan utama saat musim Ramadan. Luthfi berjalan di pasar, berdiskusi dengan pedagang dan pengunjung untuk memantau harga harian. Hasil evaluasi menunjukkan kontrol harga pangan secara umum, meskipun beberapa bahan seperti cabai rawit merah dan bawang merah menunjukkan peningkatan di atas HAP (Harga Adan Pemasaran).
Dengan respon langsung, Luthfi memanggil JTAB untuk mengambil langkah segera terhadap bahan yang mengalami fluktuasi harga. Ia menekankan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan operasional pasar berjalan lancar. Selama Ramadan, JTAB akan menjalankan 308 kali GPM (Gerakan Pangan Murah) di seluruh wilayah provinsi hingga Maret 2026.
Sri Broto Rini, Kepala Bidang Ketersediaan Pangan, menjelaskan Jawa Tengah memiliki stok beras yang memadai. Namun permintaan meningkat mendatang Ramadan, terutama dari luar provinsi seperti Jakarta. Kabar ini mengakibatkan kenaikan harga cabai sampai Rp 80 ribu per kg di tingkat konsumen, sementara daging sapi dan ayam juga mulai kencang.
Cara penanganan, pemerintahprovinsi memberikan subsidi harga cabai via JTAB, menjual dengan harga-Rp 65 ribu per kg untuk memfasilitasi masyarakat. Penjualan cabai ke Jakarta, yang mencapai Rp 100 ribu per kg, juga memengaruhi pasar lokal. Meski harga di Jawa Tengah belum sampai batas kritis, intervensi dikaitkan dengan peningkatan permintaan eksternal.
Stabilitas harga pangan di Jawa Tengah perlu ditangani dengan konsistensi. Selama Ramadan, koordinasi antar-instansi dan intervensi pasar menjadi strategi krusial. Pemasyarakatan juga diharapkan mengantisipasi fluktuasi dengan membeli bahan pangan di masa awal.
Dengan kehadiran stok beras yang melimpah, provinsi memiliki kekuatan untuk mengelola kenaikan harga. Namun, ketahanan pangan bukan hanya tentang stok, tetapi juga pencapaian hak akses bagi semua warga. Operasi pasar harus tetap dinamis untuk mencegah ketidakpastian harga, terutama di bulan Ramadan. Pendekatan ini membuka ruang bagi pemerintah, masyarakat, dan badan kegiatan untuk bekerja sama dalam menjaga keberlanjutan pasar.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.