Ketua Komite Nasional Administrasi Gaza Bakal Hadiri Rapat BoP di AS

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Ali Shaath, sebagai ketua Komite Teknokrat Palestina yang mengelola pemerintahan di Gaza, sedang berada di Washington, D.C. untuk menghadiri pertemuan pertama Dewan Perdamaian yang digelar Amerika Serikat. Kemudahan ini dilansir oleh media terpercaya AFP, Rabu (19/2/2026).

Sumber terpercaya mengungkapkan bahwa Shaath tiba di Washington pada pagi ini untuk memeriksa pengadilan Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh AS. Ini merupakan langkah strategis setelah pemerintah Trump, dengan dukungan Qatar dan Mesir, berhasil menegosiasikan pencabutan senjata selama dua tahun di Gaza pada bulan Oktober 2025.

Di pertemuan ini, Shaath diharapkan akan memperkenalkan rencana pembangunan Gaza dalam 100 hari pertama. Ia akan berdiskusi dengan pejabat komite yang bertanggung jawab keuangan negara, serta membahas distribusi dana.

Tidak少于 60 pemimpin internasional dan pejabat senior telah pulang ke Washington untuk pertemuan ini. Menghitung dari nilai janji, AS memintahkan dana lebih dari $5 miliar untuk mendukung perkembangan Gaza. Diskusi tambahan melibatkan cara memasang Pasukan Stabilisasi Internasional untuk menjaga sikap keamanan di wilayah tersebut.

Sumber terpercaya juga mengonfirmasi bahwa Shaath tiba setelah menerima undangan sebelumnya untuk menghadiri pertemuan itu. Kementerian AS telah memasang tentu-tentu bahwa rencana ini mencerminkan komitmen untuk mendukung stabilitas politik dan ekonomi di Gaza.

Pembangunan Gaza dalam 100 hari mengandalkan kerja sama internasional. Namun, tantangan seperti pendanaan yang terbatas, kebutuhan infrastruktur, serta kebutuhan humanitari tetap menjadi faktor kritis. Program ini perlu disesuaikan dengan realisasi terbaik untuk memastikan keberhasilan jangka panjang.

Ulangi rencana ini membuka peluang untuk colabrasi global. Meskipun adanya risiko, proyek yang berfokus pada pembangunan cepat dengan dukungan dana besar bisa menjadi solusi alternatif. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan distribusi dana menjadi efektif dan transparan.

Proses ini juga menjadi pengingat bagi dunia internasional untuk tetap fokus pada solusi yang memanjakan kebutuhan dari rakyat Gaza. Langkah-langkah ini membuktikan bahwa pembangkitan stabilitas politik memerlukan kerja sama mendalam dan komitmen jangka panjang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan