DPR Menghabiskan Hibah untuk Procurement Kapal Patroli M-Class dari Jepang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan persetujuan untuk penerimaan donasi 1,9 miliar yen dari Jepang sebagai alat keamanan berupa kapal patroli dalam program Official Security Assistance (OSA). Persetujuan ini disahkan dalam rapat paripurna yang berlangsung Kamis (19/2/2026).

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajukan pertanyaan tentang laporan Komisi I DPR RI terkait persetujuan penerimaan kapal 18M-class. Peserta rapat langsung menegaskan persetujuan. “Setuju,” kata peserta.

Sekian, Puan Maharani juga meminta persetujuan untuk membatalkan hibah dari Korea Selatan yang disebut Alpalhankam. Pihak DPR telah menerima surat dari Menteri Pertahanan tentang pembatalan rencana tersebut. Peserta rapat menegaskan persetujuan penolakan ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menjelaskan persetujuan ini bertujuan untuk memperkuat keamanan nasional. Selain itu, DPR RI juga fokus pada ketahanan pangan, energi, serta penguatan UMKM.

Dalam aspek sosial dan budaya, DPR menekankan kualitas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan perempuan serta anak. “Ini adalah upaya untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujar Puan.

Pemerintah Jepang memberikan dukungan untuk memperkuat daya tahan nasional. Persetujuan ini juga mencerminkan kerja sama strategis antara negara.

Donasi kapal patroule ini akan membantu meningkatkan kemampuan pertahanan. Selain itu, fokus DPR pada kebutuhan sosial menunjukkan pendekatan holistik.

Kolaborasi internasional seperti ini penting untuk mendukung keamanan dan kesejahteraan. Menerima dukungan dari luar negeri bisa menjadi landasan untuk mengatasi tantangan di masa depan.

Lebih dari itu, inisiatif ini mengajak pemerintah dan masyarakat untuk terus berkomitmen dalam pembangunan nasional yang seimbang.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan