Sekarang hanya 18 ribu dari 40 ribu sumur migas beroperasi, sisanya sudah uzur.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Pemerintah menegakkan tindakan langsung untuk mengoptimalkan produksi minyak bumi tahun ini. Intervensi ini dilakukan karena jumlah sumur minyak dan gas yang masih aktif sangat terbatas. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dari total 39.000 hingga 40.000 sumur yang ada, hanya 17.000 sampai 18.000 yang masih beroperasi. Restu sumur-tumur tua tersebut perlu diatur melalui teknologi untuk meningkatkan efisiensi.

Bahlil menjelaskan bahwa sumur-sumur yang tidak lagi aktif karena usia sudah menjadi tantangan. “Dari 39.000 hingga 40.000 sumur, hanya sekitar 17.000 sampai 18.000 yang masih bekerja. Yang lain sudah tidak relevan karena usia mereka. Kita harus memadukan teknologi dengan upaya untuk memperbaiki kondisi ini,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis Kementerian ESDM, Rabu (18/2/2026).

Upaya mencapai energi swasembada harus di Dukung oleh inovasi praktis. Bahlil menekankan bahwa ketergantungan pada sumber impor adalah tanda gagal dalam mempromosikan energy independence. “Jangan pernah kita harap menjadi swasembada energi tanpa melakukan kemajuan teknologis. Para impor yang kita terima adalah hasil dari kelemahan kita dalam memicu produksi lokal,” ia tegas.

Kementerian ESDM juga menyuarakan rencana mempercepat pengembangan sumur baru. Kementerian akan membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas baru untuk memperkuat ketahanan pasokan energi. Bahlil menambahkan bahwa eksekusi cepat, investasi teknologi, dan kerjasama antara pemerintah dan swasta harus berjalan beriringan.

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang diresmikan pada 12 Januari lalu, menjadi solusi penting. Proyek ini diharapkan menghasilkan 5 juta kiloliter bensin dan 3,9 juta kiloliter solar. Bahlil mengungkapkan bahwa dengan program B40, Indonesia tahun 2026 tidak lagi perlu impor solar, hal ini marking pertama dalam sejarah negara.

Dengan inovasi dan kerja sama, Indonesia bisa mengoptimalkan sumber energi lokalnya.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan