Pria 73 Tahun Tidak Kembali Sejak Siang Ditemukan Meninggal di Saung Kolam Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com — Sebuah pria lanjut usia terlihat kehilangan jiwa di dalam saung kolam ikan di Kecamatan Bungursari, Tasikmalaya, Rabu (18/2/2026) sore. Penemuan ini awalnya memicu penasaran warga sekitar sebelum melalui proses pengecekan lebih lanjut.

Kasatreskrim AKP Herman Saputra menjelaskan, korban bernama Marpu (73) berasal dari Jalan Cipedes I, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes. Korban tersebut dikenal sehari-hari berkunjung ke kolam tersebut setiap pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, lalu pulang sekitar 13.00 WIB. Namun pada hari ini, Marpu tidak kembali ke rumah hingga sore hari. Istri korban meminta saksi untuk mencari tahu lokasi korban.

Saksi yang membantu memberi makan ikan di kolam tersebut menemukan Marpu tanpa respons saat dipanggil. Saatnya, pintu saung dibuka dan korban tergeletak dengan mata terbuka. Herman menjelaskan korban memiliki sejarah penyakit jantung dan sering menggugah sakit di bagian dada. Hasil pemeriksaan awal dokter tidak menunjukkan tanda kekerasan. Penyebab kematian Marpu diperkirakan berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Polres Tasikmalaya dan Polsek Indihiang segera berintervensi. Mereka melakukan olah tempat kejadian, mendapatkan keterangan saksi, serta melaksanakan evakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Herman juga menekankan bahwa prosedur standar telah dilakukan, termasuk dokumen dan pernyataan dari keluarga.

Kolam yang biasanya berisik di sore hari menjadi tempat tak terduga bagi korban. Sementara ikan itu tetap sehat, manusia yang bertemu pada saat itu tidak dapat mengembalikan korbannya. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sehari-hari bisa berubah menjadi kejadian tak terduga.

Kondisi health Marpu menjadi faktor krusial dalam penilaian. Meski tidak ada bukti kekerasan, risiko kematian dari penyakit jantung tetap tinggi. Ini mengajak masyarakat untuk lebih kesadaran terhadap kesehatan, terutama pada umur lanjut. Kehidupan sering menawarkan keberhasilan dalam momen kecil, tetapi juga risiko tak terduga yang bisa mengubah urutan. Semua orang harus tetap peduli terhadap kondisi fisik dan mental, karena setiap detik bisa menjadi penundaan terakhir.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan