Tito Puji Minta Dukungan SATGAS DPR Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Pengurus Utama Satuan Tugas (Kasatgas) PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian mengakui kontribusi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dalam mempercepat proses pengendalian bencana. Kementeriannya menekankan pentingnya dukungan ini untuk mempercepat rehabilitasi dan reconstruksi di wilayah terpengaruh. Hal ini dilandasi saatnya saat Tito menghadiri rapat koordinasi di Gedung Nusantara IV DPR RI.

Data BNPB per 17 Februari 2026 menunjukkan penurunan signifikan jumlah orang terlingkau. Di Aceh, pengungsi terturun dari 1.418.872 ke 12.144. Di Sumatera Utara, jumlahnya berkurang dari 53.523 menjadi 850. Tito menjelaskan, di Sumatera Barat, semua pengungsi telah pulang, baik yang rumahnya rusak ringan maupun berat. Masyarakat yang tetap di huntara atau menunggu dana juga mendapatkan bantuan langsung.

Pemerintah terus berkoordinasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Fokus dilakukan pada perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum. Tito menyebutkan tantangan unik di setiap daerah. Contohnya, di daerah dataran tinggi yang terkena tanah longsor, jalan dan jembatan terblokir. “Sistem logistik mereka masih terbatas, terutama di daerah pegunungan yang jarang mengalami bencana pengali,” kata Tito.

Koordinasi juga dilakukan dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, serta Perum Bulog untuk memastikan stok pangan dan logistik cukup. Di rapat, wakil kepala DPR RI, Sari Yuliati, dan menteri lainnya hadir untuk mendukung evaluasi.

Pembangunan pascabencana memerlukan strategi yang beradaptasi. Di daerah pegunungan, solusi logistik perlu diperkuat. Di dataran tinggi, fokus pada perbaikan infrastruktur yang resistif terhadap bencana. Tito menekankan kerja sama antarparti dan komunitas untuk mempercepat pencegahan dan rehabilitasi.

Dengan kerja sama intensif dan prioritasi infrastruktur yang kuat, proses pemulihan bisa lebih cepat. Investasi pada teknologi logistik dan pembangunan berkelanjutan akan menjadi solusi jangka panjang. Semua pihak harus tetap berkomitmen untuk mendorong hidup masyarakat yang terpengaruh bencana kembali berfokus dan berkelanjutan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan