DPRD Mengingatkan: Kota Tasikmalaya Harus Menjaga Regulasi Padel Meski Sudah Dapatkan Izin Tertatih

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Olahraga padel mulai populer sebagai aktivitas di Tasikmalaya. Hingga Februari 2026, tercatat 18 lapangan padel yang beroperasi di kota ini. Fenomena ini menarik perhatian masyarakat serta menjadi peluang bagi investor yang ingin memasuki sektor olahraga.

Namun, di balik keberhasilan ini muncul permasalahan yang mengkhawatirkan: proses pengajuan izin yang lama. Asep Endang Muhammad Syam, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, mengungkapkan bahwa dari 18 lapangan padel, hanya 2-4 yang sudah menyelesaikan proses pendapatian resmi.

“Jika tidak memiliki izin lengkap, risiko terjadi persoalan dengan masyarakat sekitar dan pemerintah dapat bertindak,” kata Syam. Ia menjelaskan bahwa kelengkapan perizinan, seperti Permen Penyertaan Bangunan Gedung (PBG) dan Lisensi Usaha (LSF), sangat penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen.

LSF diperlukan untuk mengevaluasi apakah fasilitas lapangan padel sudah memadai. Syam juga mengingatkan bahwa pilihan lokasi pembangunan harus dipertimbangkan dengan hati-hati. Pembangunan di lahan sawah atau dekat sungai bisa menyebabkan masalah lingkungan dan regulatory yang rumit.

Meskipun demikian, DPRD Tasikmalaya tetap mendukung investasi di sektor olahraga. Pemerintah daerah berkomitmen menerima para investor, tetapi dengan syarat harus berkoordinasi dengan regulasi lokal. “Kami ingin inversi berdampak positif, bukan memicu masalah sosial atau lingkungan,” ujar Syam.

Data terbaru menunjukkan bahwa kebutuhan lapangan padel di Indonesia meningkat 30% dari tahun ke tahun. Investor yang ingin berbuat bisnis di Tasikmalaya dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat, tetapi potensi pendapatan tetap menjanjikan.

Pembangunan lapangan padel di Tasikmalaya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan gaya hidup aktif. Namun, untuk memastikan keberlanjutan, pengelolaan perlu lebih diserius dalam memenuhi regulasi. Dengan kebijakan yang baik, potensi ini bisa dioptimalkan untuk berkembang pesat.

Investor dan pengelola lapangan padel di Tasikmalaya diharapkan lebih aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Dengan pendekatan ini, semakin banyak masyarakat bisa meraih manfaat dari sport yang semakin populer.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan