Inilah Perbedaan Antara Spider-Man Noir dan Spider-Man Klasik

Saskia Puti

By Saskia Puti

Inilah Perbedaan Antara Spider-Man Noir dan Spider-Man Klasik

Spider-Man di dunia Marvel sering dianggap sebagai ikon superhero terkemuka, tapi bukan semua orang mengetahui bahwa ada banyak versi alternatifnya dengan cerita dan karakter yang berbeda. Salah satu versi yang menarik adalah Spider-Man Noir, yang membuka pandangan berbeda dengan Peter Parker yang lebih gelap dan penuh misteris, sehingga ceritanya menjadi lebih menarik dan unik.

Di sini, kita akan membahas semua perbedaan antara Spider-Man Noir dan versi klasiknya. Mulai dari asal-usul, dunia yang mereka inhabit, kekuatan yang mereka posisi, karakter, hingga kemungkinan muncul di film live-action. Ini sangat penting bagi yang ingin mengetahui mana yang lebih kuat, lebih menarik, atau lebih menyenangkan!

Spider-Man klasik berasal dari semesta Marvel utama, dikenal sebagai Earth-616, dan pertama muncul pada tahun 1962. Versi ini langsung jadi simbol superhero remaja yang mudah disukai. Peter Parker di versi ini cerdas tapi harus menghadapi tantangan sehari-hari, dari masalah sekolah hingga tanggung jawab besar sebagai hero.

Spider-Man Noir, di sisi lain, hidup di era 1930-an America, masa depresi ekonomi. Versi ini memperkenalkan dunia kriminal yang brutal, korupsi politik, dan atmospir kerap. Peter Parker di sini lebih serius dan ketat, tergantung pada kekerasan sekitarnya.

Perbedaan utama terletak pada background. Spider-Man klasik hidup di New York modern dengan teknologi canggih, sementara Spider-Man Noir berlangsung diNew York 1930-an dengan gang gelap dan ketidakadilan sosial. Ini doÄźa warna cerita-nya.

Asal kekuatan juga berbeda. Versi klasik mendapatkan kekuatan dari laba-laba radioaktif dalam eksperimen, mensulit aspek ilmiah. Spider-Man Noir, sebaliknya, mendapatkan kekuatan dari artefak kuno, sehingga nuansa supernormal lebih kuat.

Kepribadian Peter Parker juga berbeda. Versi klasik lebih humoris dan optimis, meski hidupnya sulit. Spider-Man Noir lebih damai dan realistis, terpengaruh oleh lingkungan kriminal yang keras.

Gaya bertarung mereka juga tidak sama. Spider-Man klasik lebih ramah dan kreatif, sering menggunakan humor untuk mengalihkan musuh. Spider-Man Noir lebih strategis dan agresif, bahkan menggunakan senjata di beberapa cerita.

Desain kostum juga berbeda. Versi klasik menggunakan warna merah-biru dengan symbol laba-laba besar. Spider-Man Noir dominasi dengan warna hitam, mantel panjang, dan tampilan seperti detective.

Musuhnya juga berbeda. Spider-Man klasik melawan villain super seperti Green Goblin atau Venom. Spider-Man Noir lebih sering menghadapi korporasi mafia atau politik korup.

Popularitas Spider-Man Noir naik setelah muncul di film Spider-Verse, khususnya di film Spider-Man: Into the Spider-Verse dan Across the Spider-Verse. Nicolas Cage menjelangnya(dimaknakan) sebagai Spider-Man Noir membuatnya ikonik.

Secara live-action, serial Spider-Noir akan tayang di Prime Video, mengeksplorasi lebih dalam sisi gelap dan moralitas Spider-Man Noir.

Ketanginan fisik keduanya mirip karena kekuatan sama, tapi Spider-Man klasik lebih inovatif, sementara Spider-Man Noir lebih kuat dalam strategi realistis.

Pilihan antara keduanya menurut saya tergantung situasi. Spider-Man klasik mewakili harapan modern, sedangkan Spider-Man Noir mewakili keadilan dalam dunia gelap. Keduanya unik dan menarik bagi penggemar marvel.

Baca juga games lainnya di Info game terbaru atau cek review mobile legends lainnya.

Tinggalkan Balasan