Konsumsi gula berlebih dapat mengakibatkan diabetes, sakit jantung, hingga menyebabkan gangguan ginjal.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Mengonsumsi gula secara berlebihan seringkali terkait dengan berbagai penyakit kronis seperti obesitas, penyakit jantung, maupun gangguan ginjal. Eksperton kesehatan menekankan bahwa kadar gula dalam tubuh harus seimbang dengan aktivitas fisik seseorang. Untuk individu yang aktif fisik, konsumsi gula tetap aman karena dibutuhkan sebagai energi. Namun, jika gaya hidup inactive atau gerak minimal, gula berlebihan tidak memberikan manfaat dan bahkan berbahaya.

Dr. Yislam Aljaidi, ahli jantung dan pembuluh darah, menjelaskan mekanisme bagaimana gula berlebihan memicu masalah sistemik. Ia menjelaskan bahwa gula berlebihan akan diubah menjadi lemak, menyebabkan pankreas bekerja berlebihan hingga kelelahan. Konsekuensinya adalah tubuh tidak bisa mengatur kadar gula dengan baik, memicu peradangan kronis yang tersebar di seluruh tubuh. Peradangan ini tidak hanya menimbulkan masalah jantung, tetapi juga dapat menyebar ke ginjal atau otak, sehingga risiko penyakit fatal meningkat.

Penelitian menunjukkan bahwa peradangan berlebihan dari gula berlebihan dapat merusak pembuluh darah secara luas. Masalah ini tidak hanya bersifat lokal, tetapi bisa memengaruhi organ vital lainnya. Contohnya, peradangan di pembuluh darah ginjal mengarah pada gangguan fungsi ginjal, sementara di otak bisa menyebabkan stroke. Dr. Yislam meminta masyarakat untuk lebih cermati konsumsi gula, terutama dalam produk kemasan yang sering menyembunyikan kadar gula tinggi.

Secara praktis, ia mengajukan saran untuk membaca label informasi nutrisi sebelum membeli produk. Perhatian terhadap jumlah gula dalam makanan atau minuman kemasan sangat penting. Beberapa produk kopi manis atau gorengan kemasan mengandung gula hingga 50-60 gram per porsi. Meskipun biasanya dikonsumsi tanpa sadar, hal ini bisa menimbulkan dampak berbahaya seiring waktu.

Untuk mencegah risiko penyakit, Dr. Yislam menekankan pentingnya kesadaran terhadap pola makan harian. Mencegah konsumsi gula berlebihan bukan hanya tentang menghindari rasa manis, tetapi juga memahami dampak jangka panjang bagi kesehatan. Keputusan kecil sehari-hari, seperti memilih produk dengan kandungan gula lebih rendah, dapat menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi kesehatan berat di masa depan.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan