Kapolri Memperintahkan Faskes Polri Boleh Digunakan oleh Buruh Peserta BPJS Kesehatan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kabupaten Tangerang – Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, mengajukan langkah untuk memperluas akses fasilitas kesehatan Polri bagi pekerja yang menggunakan BPJS Kesehatan. Inisiasi ini berdampak untuk memberikan pilihan penanganan medis yang lebih inklusif bagi rakyat buruh.

Di acara HUT ke-53 KSPI di Pasar Kemis, Kapolri menyampaikan bahwa Polri akan membuka fasilitas faskes untuk mendukung para buruh yang terdaftar BPJS. “Bagi mereka yang memanfaatkan layanan kesehatan melalui BPJS, kami berkomitmen untuk memastikan fasilitas Polri menjadi solusi alternatif yang bisa diakses,” tegas Kapolri.

Penjabakan ini dimotivasi oleh keinginan Polri untuk mendukung kesejahteraan buruh. Kapolri mengajukan Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana untuk memastikan fasilitas kesehatan milik Polri siap dan siap przekaz untuk para pekerja. Langkah ini juga bertujuan memberikan lebih banyak pilihan pengobatan, terutama bagi yang tidak memiliki akses ke pembiayaan pribadi.

Sebagai bagian dari komitmen Polri, Desk Ketenagakerjaan akan memberikan pendampingan maksimal kepada pekerja, terutama yang mengalami PHK. Kapolri menekankan bahwa pendampingan ini tidak hanya untuk pengobatan fisik, tetapi juga aspek psikologis dan sosial yang diperlukan selama proses perjuangan.

Kapolri juga mengingatkan bahwa komitmen Polri tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga iklim investasi. Dengan menyelenggarakan fasilitas ini, Polri berharap dapat menarik investasi yang lebih besar di sektor perjuangan, yang mendorong kelancaran proyek bagi rakyat buruh.

Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 60% pekerja di Tangerang masih tergantung pada layanan kesehatan berbayar. Oleh karena itu, inisiasi Polri ini menjadi solusi praktis yang seharusnya dikembangkan. Contohnya, perusahaan manufaktur di area industri Tangerang mulai mempertimbangkan kolaborasi dengan Polri untuk menyediakan fasilitas kesehatan bagi karyawan.

Kapolri menegaskan bahwa ini adalah langkah kecil dalam perjuangan jangka panjang. “Kita ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga kesejahteraan holistik rekan-rekan buruh,” kata Kapolri.

Langkah ini juga menjadi pencapaian dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan umat. Dengan memanfaatkan fasilitas Polri, pemerintah bisa memperluas jangkauan layanan kesehatan tanpa beban biaya yang tinggi bagi pengguna BPJS.

Keselamatan dan kesejahteraan rakyat buruh harus menjadi prioritas bersama. Kapolri mengajukan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif.

Dengan ini, Polri bukan hanya menjadi tempat penyimpanan keamanan, tetapi juga jembatan akses ke layanan yang mendukung kehidupan sehat.
Kapolri menantikan kolaborasi dari segala pihak untuk menjalankan komitmen ini sepenuhnya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan