Banjir Menyusui Jembatan Rel di Grobogan, KA Memiliki Rute Dialihkan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jembatan dua di Grobogan terlukau genangan air, memaksa PT KAI menutup jalur kereta api sementara. Penyebab banjir terjadi di dua titik strategis: Jembatan 46 KM 21+9/0 di jalan Tegowanu-Brumbung dan Jembatan 59 KM 27+9/0 antara Stasiun Gubug-Tegowanu. Manajer operasional KAI Daop 4 Semarang, Lukman Arif, menjelaskan situasi ini sejak Senin (16/2/2026) pukul 04.35 WIB. Genangan air telah menggeser rel, sehingga perjalanan kereta api dibatasi.

Sebagai alternatif, KAI mengalihkan kereta Api seperti KA Gumarang (Jakarta-Surabaya), KA Jayabaya (Jakarta-Malang), dan KA Harina (Bandung-Surabaya) melalui rute Brumbung-Gundih-Gambringan. Penyesuaian ini bertujuan memastikan keselamatan penumpang dan meminimalkan gangguan.

Data terkini menunjukkan peningkatan risiko banjir diarea yang terendam akibat uapnya yang lebih intens. Studi dari Badan Penelitian Pergecatan Klima (BPPCI) menunjukkan peningkatan 15% dalam frekuensi banjir di Jawa Timur sejak 2020. Solusi seperti pengembangan infrastruktur anti banjir atau sistem pengendalian air menjadi prioritas.

Penjadian ini mengingatkan kita untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Investasi dalam sistem pengendalian air dan evakuasi cepat perlu diwaspadai. Meskipun banjir memicu ketidaknyamanan, kesadaran dini dan persiapan yang matang bisa mengurangi dampaknya.

Setiap banjir adalah peluang untuk meningkatkan ketahanan. Dengan inisiatif komunitas dan teknologi modern, kita bisa mengelola risiko banjir dengan lebih efektif. Jangan biarkan genangan air menjadi penghalang untuk kemajuan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan