Jakarta – AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan kapolres Bima Kota, akan menghadiri seminar kode etik dalam minggu depan. Mabes Polri berkomitmen akan mengambil tindakan ketat tanpa menghijau, termasuk terhadap orang yang terkait dengan kasus tersebut.
“Seminar ini direncanakan akan digelar pada Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Irjen Johnny Eddizon Isir dalam rapat pers pada Minggu (15/2/2026).
Proses ini merupakan bagian dari usaha Polri untuk menjaga ketimpangan internal melalui pemberhentian etis. Meski AKBP Didik sudah dalam proses Penempatan Khusus (Patsus) oleh Divisi Propam Polri, instalasi tetap berkomitmen untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan atau korupsi di dalamnya.
Sidang kode etik akan dilaksanakan di Ruang Sidang Biro Pertanggungjawaban Profesi (Wabprof) Diivisi Propam Polri, Gedung TNCC, Jakarta Selatan. Proses hukum terhadap sengaja AKBP Didik juga terus berlangsung, termasuk ancaman pidana berat seperti penjara seumur hidup.
Kasus ini berkaitan dengan penangkapan ex-Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi. Tim Gabungan Bareskrim Polri dan Polda NTB terus mengejar sobat besar dengan inisial E, yang diduga menjadi pusat distribusi obat narkoba. Penelitian sementara menunjukkan jaringan ini mungkin berlangsung sejak Agustus 2025.
“Polri akan terus memanfaatkan mekanisme hukum dan etis untuk menangani kasus ini tanpa kompromi. Kejadian ini adalah tanda bahwa instansi tidak akan membiarkan narkoba merusak masyarakat dan maruah instansi sendiri,” tegas Irjen Isir.
Pemersamaan ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menghadapi narkoba sebagai kejahatan ekstraordiner. Ancaman pidana bagi yang terkait sangat berat, termasuk pidana penjara maksimal 20 tahun atau sekalipun.
Polri telah membentuk tim khusus untuk memajukan penyelidikan lebih mendalam. Keadaan ini menunjukkan komitmen tinggi dari lembaga untuk mencegah penyebaran narkoba dan menjaga keamanan publik.
Kasus ini membuktikan bahwa polisi beretika tidak hanya berdampak pada karir, tetapi juga terhadap kepercayaan masyarakat. Langkah keras Polri menjadi penegasan bahwa tidak ada pengeceruan dalam mempertahankan kearifan instansi.
Pengawasan terhadap jaringan narkoba perlu lebih ketat. Seperti yang terjadi di Bima, kehadiran obat narkoba dalam rumah pribadi AKBP Didik menjadi bukti bahwa ancaman ini tidak hanya dari sumber luar.
Semua pihak diharapkan menjaga konsistensi dalam memproses kasus ini. Keselarasan dalam penegakan hukum dan etika menjadi kunci untuk menjaga keadilan dan keamanan.
Instansi harus terus meningkatkan mekanisme pengawasan interner. Kasus ini menjadi pengingat bahwa korupsi atau kejahatan dapat terjadi di mana pun, bahkan di lembaga yang seharusnya bersih.
Kesadaran masyarakat juga perlu diperkuat. Pembenaran terhadap ancaman narkoba harus dilaksanakan dengan konsistensi, bukan hanya dalam kasus yang visis.
Polri dan pemerintah harus berkolaborasi lebih dekat dengan lembaga lain. Penanganan narkoba memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan komunitas, pendidikan, dan penegakan hukum yang rapat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.