Bamsoet Optimistis Mampu Melampaui Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Bambang Soesatyo, anggota DPR RI fraksi Golkar, beroptimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I tahun 2026 bisa mencapai 5,6 persen. Ia berpendapat bahwa stabilitas makro, konsumsi domestik yang kuat, serta peningkatan investasi di sektor hilirisasi dan manufaktur nilai tambah menjadi indikator positif. “Saya setuju dengan proyeksi Menteri Keuangan Purbaya bahwa Indonesia bisa mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Dengan fiskal yang terkonsolidir, defisit terkendali, dan utang PDB di kisaran 38-39 persen, ruang pertumbuhan tetap terbuka,” kata dia.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2025 mencapai 5 persen, dengan kontribusi konsumsi rumah tangga yang menduduki lebih dari 50 persen GPB domestik. Investasi di sektor pengolahan mineral, kendaraan listrik, dan kawasan industri baru di luar Jawa tetap meningkat. Neraca perdagangan menunjukkan surplus yang memperkuat cadangan devisa, serta menjaga nilai tukar rupiah.

Kebijakan konsisten dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menjalankan pertumbuhan berkualitas. Yang perlu diperhatikan adalah peningkatan produktivitas industri agar 8 persen menjadi target realistis. “Dengan bonus demografi, sumber daya alam, dan pasar besar, Indonesia punya potensi besar. Yang wajib dilakukan adalah kebijakan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar Bambang Soesatyo.

Penambahan data terbaru menunjukkan bahwa Bank Indonesia memproyeksi inflasi tetap terkendali di 2026, memungkinkan bisnis mengembangkan ekspansi. Pemerintah juga mempercepat program hilirisasi melalui kerja sama antarkementerian. Contoh sukses dapat dilihat di proyek industri smart di daerah terpencil, yang berhasil meningkatkan pendapatan lokal.

Dengan fokus pada kebijakan yang transparan dan dukungan mutlak dari masyarakat, Indonesia bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Target 8 persen tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang kualitas hidup yang meningkatkan untuk semua warga.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan