Apel Banser di SPN Selopamioro Polda DIY dan Banser Dukung Polri Langsung di bawah Presiden

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakses panggilan Banser yang digelar di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti lebih dari 5.000 anggota Banser dari DIY, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Acara tersebut menjadi bagian dari program LI II, Suspelat II, serta LI MDS Rijalul Ansor.

Dalam kehadirannya, Kapolri mengejar kontribusi Banser, Ansor, dan Nahdlatul Ulama dalam menjaga nationalisme Indonesia. Ia mengakui peran pentingnya kelompok tersebut dalam memperkuat keamanan dan stabilitas negara. Kapolri juga menekankan dampak perubahan global terhadap keamanan dalam negeri, serta perlunya kerja sama aktif Indonesia dalam menjaganya.

Ketika menyampaikan, Kapolri mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap aktif berperan di kalangan global. Bagian strategis di Area Tenggara Asia, negara ini memiliki tanggung jawab untuk membantu menciptakan perdamaian dunia. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah dan mengelola sumber daya alam secara bijak.

Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin memberikan harapan bahwa pelatihan akan menghasilkan ASM yang kompeten. Ia juga mengingatkan bahwa menghadapi tantangan masa depan memerlukan konsensus dan solidaritas masyarakat.

Pengurus GP Ansor dan anggota Banser memberikan dukungan untuk Polri tetap berada di bawah presiden. Mereka memastikan sinergi antara Banser dan Polri akan terus diperkuat untuk menjaga harmoni sosial dan keutuhan NKRI.

Kegiatan ini menjadi langkah konsolidasi Banser/Ansor untuk memperkuat sistem komando. Sinergi antara Banser sebagai guardian ulama dan Polri sebagai pelindung masyarakat dianggap penting dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Pernah lagi, Banser dan Polri memiliki tujuan umum: menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan. Kerjasama strategis mereka diperkirakan akan tetap berkelanjutan dalam mendukung stabilitas nasional.

Semua pihak harus tetap berkinerja sama untuk menjaga kesejahteraan nasional di tengah perubahan global. Konsensus, solidaritas, dan kerja sama lintas institusi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan