Pengumuman Tambang Emas Martabe Buka Minggu Depan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Bahlil Lahadalia, menteri ESDM, menyatakan bahwa PT Agincourt Resources (PTAR) mungkin dapat kembali mengelola tambang Martabe, dengan penundaan keputusan hingga minggu depan. Sebelumnya, pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menarik izin tambang Martabe karena dianggap memperparah banjir di Sumatera. Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah sedang mengerjakan penelitian bersama dengan Hanif Faisol Nurofiq, menteri Lingkungan, untuk mengecek apakah kegiatan tambang Martabe memicu banjir di Sumatera. Bahlil berjanji bahwa penundaan keputusan akan berlangsung secara adil, dengan sanksi yang diimponkan jika ditemukan pelanggaran. Namun, ia menekankan bahwa jika penelitian menunjukkan tidak ada penyeksian, pemerintah akan menghindari sanksi terhadap pihak terkait.

Penelitian terkini menunjukkan bahwa pengelolaan tambangemas dengan teknologi modern dapat mengurangi dampak lingkungan. Seperti yang dilakukan oleh PTAR dengan sistem pengolahan air yang lebih efisien, pengalaman ini dapat menjadi referensi untuk proyek lain di Indonesia. Contohnya, PTAR telah menerapkan metode pengolahan limbah yang mengurangi pencemaran air di lokasi tambang, menjadi model yang dapat disesuaikan dengan regulasi terkini.

Pengelolaan sumber daya alam membutuhkan kesadaran dan kolaborasi. Semoga penundaan keputusan ini menjadi peluang untuk membangun perdamaian antara perkembangan industri dan kebutuhan ekologi.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan