Jumlah kematian mendadak di kalangan remaja meningkat karena gangguan irama jantung atau aritmia. Kondisi ini sering tidak terdeteksi sebelum menewaskan saluran darah. Jantung berdetak tak teratur, terlalu cepat atau lambat, atau ingin tidak berregelmasis mengganggu fungsi vital. Gejala seperti pingsan, pusing, atau rasa nyeri di dada bisa muncul, tetapi manakah orang mengenalnya sebagai tanda penyakit.
Dr Ardian Rizal, SpJP, (K) FIHA, mengungkap bahwa penyebab utama kematian mendadak di usia 40 tahun ke bawah adalah aritmia. Di usia lebih lanjut, penyakit jantung koroner atau gangguan metabolik dominan. Faktor genetik memainkan peran penting dalam kasus remaja yang terlihat sehat. Misalnya, pasien usia 17 tahun mungkin mengalami gangguan jantung meskipun hasil pemeriksaan normal.
Kasus itu jarang terjadi karena mutasi gen yang mendesak. Seorang remaja pingsan saat tidur, melalui berbagai pengobatan di rumah sakit, tapi kondisi jantung tetap dikatakan baik. Ayahnya kemudian menemukan bahwa ayahnya juga meninggal mendadak pada umur muda. Faktor genetik menjadi pengetahuan penting yang sering diabaikan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa obesitas berbanding dengan risiko aritmia seperti atrial fibrilasi. Penurunan berat badan turunkan kemungkinan gangguan tersebut. Selain itu, studi 2026 mengungkap bahwa screening genetik dini dapat mencegah kematian mendadak. Kasus remaja yang pasien tapi memiliki keluarga berdarah besar menjadi contoh risiko yang perlu diwaspadai.
Kematian mendadak bukan itu aneh, tapi sering terjadi tanpa tanda yang jelas. Pendampingan medis rutin, terutama untuk remaja dengan riwayat keluarga penyakit jantung, menjadi solusi praktis. Jangan menuai gejala sampai terlalu berbahaya. Keputusan hidup sehat, seperti mengurangi gula atau obesitas, juga membantu mencegah risiko ini.
Kepadangin terobosan dalam pemahaman genomik mungkin berubah kebijakan kesehatan masa depan. Siapkah kita mengadopsi pemeriksaan genetik untuk keluarga muda? Muda-muda yang ingin hidup lebih lama, sebaiknya mulai perhatikan kondisi tubuh sejak dini. Kematian mendadak bisa dihindari jika kita lebih cerdas dalam memahami risiko.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.