Jakarta – Pelopor serial ‘Dawson’s Creek’ yang dikenal di dunia, James Van Der Beek, menegak dunia pada usia 48 tahun. Selama hidupnya, ia terus berkeluarga melawan penyakit kanker di kolorektum atau usus besar. Kejadian ini menarik perhatian karena tren kasus kanker usus besar semakin berkurang di kalangan generasi muda.
Penyakit ini muncul dari polip yang berkembang perlahan di lapisan usus besar atau rektum. Biasanya, kondisi ini lebih sering menimbulkan masalah bagi orang tua usia 45 tahun ke atas dan menjadi salah satu penyebab kematian akibat kanker di dunia. Van Der Beek meninggal kurang dari dua tahun setelah diketahui mabuk pada kanker kolorektal stadium 3. Saat hidup, ia selalu mempromosikan pentingnya pemeriksaan dini sejak usia 45 tahun serta mengingatkan untuk tidak mengabaikan gejala kecil.
Perkembangan kasus kanker usus besar di kelompok usia muda menjadi masalah keserakaan para ahli kesehatan global. Kazusnya dipertimbangkan sebagai tanda ‘puncak gunung es’ dari krisis kesehatan, yang membangkitkan ketakutan terhadap peningkatan cepat diagnosa di kalangan dewasa muda.
Dr Shruti Patel, ahli onkologi medis gastrointesinal di Stanford Cancer Institute, membahas tren ini dengan ketakutan. Ia menyebut seseorang yang lahir pada tahun 1990-an empat kali lebih mungkin mabuk pada kanker rektum dibanding orang lahir pada 1950-an. Data dari American Cancer Society juga mengungkapkan meski total kasus di Amerika Serikat menurun karena kesadaran pemeriksaan, tren di kelompok usia di bawah 50 tahun semakin melonjak 3% tiap tahun sejak 2013-2022.
Di tahun ini, diperkirakan akan muncul 100 ribu kasus baru kanker usus besar dan 50 ribu kasus kanker rektum. Dr Patel menilai faktor risiko terbesar adalah riwayat keluarga. Namun, ia juga memperhatikan faktor lain seperti penyakit radang usus, gaya hidup kurang aktif, merokok, diet rendah serat, hingga konsumsi alkohol tinggi. Beberapa elemen tambahan seperti mikrobioma, mikroplastik, dan lingkungan juga dimengakhiri sebagai potensi penyebab.
Gejala yang perlu diperhatikan meliputi pendarahan dubur, perubahan kebiasaan pencairan, anemia yang tidak terjelas, sakit perut, dan penurunan berat badan tanpa sebab. Dr Patel menegaskan pentingnya memahami kondisi tubuh normal untuk mendeteksi penyakit dini. Pendarahan dubur sering diabaikan dan dianggap sebagai akibat wasir.
Masa depan kesehatan kuliah membutuhkan kesadaran dini dan tindakan proaktif. Pengurangan risiko kanker usus besar bisa dimulai dari pemeriksaan rutin sejak usia 45 tahun, gaya hidup sehat, dan kesadaran terhadap gejala dini. Setiap individu memiliki peran dalam mencegah penyakit ini melalui kebiasaan sehat dan konsultasi medis rutin.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.