Badan Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri tahun 2026. Waktu pemeriksaan implementasi ini akan berlangsung pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret. Penetapan ini diharapkan memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi masyarakat selama masa libur lebaran. Namun, pemerintah menegaskan bahwa WFA bukan sebagai libur resmi, melainkan arrangement kerja yang fleksibel.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) dan pekerja swasta. Pembahasan ini dilakukan dalam jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Menko menekankan bahwa WFA tidak menghentikan produktivitas kerja, melainkan memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan selama liburan Idul Fitri. Data tahun lalu menunjukkan mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang, dengan peningkatan 5,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Yassierli, Menengah Tenaga Kerja, meminta perusahaan swasta untuk mendukung WFA. Waktu pelaksanaan WFA diharapkan dimulai pada 16 dan 17 Maret sebelum Lebaran, serta 25-27 Maret setelahnya. Sebagai upaya mendorong ekonomi, pemerintah berharap WFA akan meningkatkan aktivitas ekonomi di triwulan pertama 2026. Menyerahkan fleksibilitas waktu kerja diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanpa mengganggu kualitas layanan.
Beberapa sektor seperti kesehatan, perhotelan, dan industri esensial dapat dikecualikan dalam penerapan WFA. Pekerja yang melaksanakan WFA wajib menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya. Upah selama WFA tetap disesuaikan dengan tarif yang diterima sebelumnya. Pemerintah juga menegaskan bahwa WFA tidak dihitung sebagai cuti tahunan.
Penetapan ini bertujuan mengurangi lalu lintas lalu lintas yang sangat kencang selama Liburan Idul Fitri. Namun, pemerintah tetap mempertimbangkan risiko potensi kencang lalu lintas di beberapa wilayah. Fleksibilitas waktu kerja juga diharapkan dapat mendukung keseimbangan antara aktivitas sosial dan produktivitas kerja.
Implementasi WFA menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen memastikan ketenangan nasional selama liburan besar. Fleksibilitas ini juga dianggap sebagai strategi modernisasi sistem kerja di Indonesia. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan durante liburan tanpa mengganggu kebutuhan kerja.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.