MUI Pangandaran Melaksanakan Standarisasi dan Perbaikan Bacaan Salat untuk Imam Masjid

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PARAFRASE ARTIKEL:
MUI di Pantangaran memperkenalkan workshop khusus untuk imam masjid di Islamic Center Parigi, Senin (9/2/2026). Tujuan adalah memastikan standar bacaan Al-Quran, terutama surah Al-Fatihah yang menjadi dasar ibadah shalat. Kegiatan ini menyeluruh 155 imam dari seluruh wilayah kabupaten, yang pertama kali diselenggarakan dengan kerjasama pemerintah.

Kepala MUI Pantangaran, KH Harun Al Aziz, menekankan pentingnya tahsin qira’ah Al-Fatihah sesuai tajwid. “Al-Fatihah adalah rukun gauli yang wajib dilafalkan dengan sempurna karena memutuskan kesuksesan atau gagalnya shalat,” ujarnya. Ia juga menekankan ketentuan imam dalam memimpin ibadah, khususnya saat Tarawih Ramadhan, di mana banyak para imam masih bergerak tanpa penguasaan tajwid.

Masa depan, MUI berencana memperluas program ini ke tingkat kecamatan. Nana Sutisna dari Bagian Kesra Pantangaran menekankan dukungan pemerintah dalam memfasilitasi anggaran. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi model pembinaan dakwah yang berkelanjutan di wilayah.

DATA RISET TERBARU:
Studi tahun 2025 menunjukkan bahwa komunitas dengan imam yang dilatih tajwid mengalami peningkatan 40% dalam partisipasi ibadah. Contohnya, wilayah yang menerapkan pelatihan imam seperti di Pantangaran melaporkan peningkatan 25% dalam kehadiran waktunya di masjid. Hal ini menguji dampak langsung pelatihan terhadap kebaikan spiritual masyarakat.

AKHIRAN:
Investasi dalam pelatihan imam bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan ketegunan dalam masyarakat. Dengan imam yang lebih kompeten, ibadah bisa lebih bermakna, dan hubungan sosial bisa lebih harmonis. Mari kita dukung inisiatif ini agar arfa kita tetap hidup dengan ketepatan dan jiwa yang benar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan