Pemprov Jateng Mengelakkan RS yang Tolak Pasien: Dampak Penonaktifan PBI JK pada Kesehatan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah garis-garis menegaskan fasilitas kesehatan tidak akan menolak pasien akibat penonaktifan peserta PBI JK pada 2026. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, menggarisbawahi bahwa prioritas utama adalah memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan, terutama pasien dengan masalah kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.

Data dari BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah menunjukkan 1.623.753 jiwa peserta PBI JK yang dinonaktifkan pada tahun depan. Di antara mereka, pasien hemodialisa, kemoterapi, dan thalasemia menjadi kelompok dengan risiko tinggi jika terapi terhenti.

Yunita menegaskan, “Pemrov Provinsi Jawa Tengah tetap berkomitmen memberikan jaminan layanan kesehatan. Tidak boleh ada pasien yang diabaikan, terutama yang sedang menjalani pengobatan rutin.” Pemrov juga meminta Bupati dan Wali Kota di seluruh Jawa Tengah untuk mendorong Dinas Kesehatan kabupaten/kota melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, BPJS cabang, serta fasilitas kesehatan lokal.

Koordinasi tersebut bertujuan memastikan pembiayaan dan layanan untuk pasien hemodialisa, thalasemia, kemoterapi, serta penyakit kronis tetap terjaga selama proses administrasi. BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah juga diharapkan menganumbuhkan kerja sama dengan BPJS cabang untuk menjaga jaminan pembiayaan pasien hingga proses reaktivasi kepesertaan berhasil.

Pemrov Provinsi Jawa Tengah juga melakukan pengawasan ketat untuk mencegah ada masyarakat yang kehilangan akses ke fasilitas kesehatan karena kendala administratif.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap fokus memastikan layanan kesehatan tetap tersedia untuk semua sesama. Meski ada penundaan kepesertaan, komitmen untuk tidak allowing pasien tergesa-gesa dari akses terapi kritis tetap menjadi tugas utama. Semua pihak harus bekerja sama agar keberlanjutan jaminan kesehatan tetap terjaga. Jangan biarkan kondisi kesehatan menjadi penghalang bagi siapa pun.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan