Three-meter King Cobra Causes Panic Among Parisians in Paris, Police Officer Intervenes

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Warga desa Cibenda Kecamatan Parigi terpana karena muncul ular king cobra panjang 3 meter di Sabtu (7/2/2026). Tim Damkar cepat memadamkan besi tersebut dengan alat khusus.

Ular bernama Ophiophagus Hannah ditemukan di belakang rumah warga, lalu bergerak menuju pintu depan. Situasi ini memicu ketakutan masyarakat yang langsung melaporkan ke petugas lokal.

Kabid Damkar Ade Suhendra menjelaskan, ular tidak bisa masuk ruangan karena pintu tertutup. Ia hanya sampai ke teras dan masuk kardus bekas. “Kita menangkapnya dalam 8 menit,” ujarnya kepada Radar Minggu (8/2/2026).

Petugas langsung menyelenggarakan evakuasi dan berkoordinasi dengan komunitas pecinta hewan serabutan di Kecamatan Parigi. Ular tersebut dibawa untuk penelitian.

Kabid mengundang masyarakat yang mengalami situasi serupa untuk segera melaporkan ke Damkar. “Jangan ragu menghadapi petugas,” kata Ade.

Pemilihan lokasi kebocoran serabutan di daerah pesisir adalah hal yang perlu diteliti lebih lanjut. Data menunjukkan peningkatan aktivitas ular king cobra di daerah air laut sebagai dampak perubahan iklim.

Untuk mencegah risiko ini, komunitas dapat menyusun jaringan pemantauan hewan serabutan. Pencitraan ilmiah tentang perilaku spesies ini juga bisa dikembangkan untuk prediksi dini.

Bekasnya, pengalaman ini menjadi pengingat penting bagi warga. Kehidupan di daerah tropis memerlukan kesadaran bersama terhadap ekosistem alam. Rapat melaporkan kejadian tak terduga bisa jadi kunci melindungi masyarakat dan keharmonisan alam.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan