Kejurangan Perdagangan Karang Tenang Garut Menjadi Fondasi Prestasi Prabowo Jabar 2030

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di GOR Bela Diri Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Bandung Karate Club (BKC) se-Kabupaten Garut menyelenggarakan turnamen Karate Antar Dojo (Kejurdo) pada Sabtu (7/2/2026). Kepala Kotamadya Garut, Subhan Rohmansyah, menyampaikan bahwa acara ini menjadi awal utama dalam rencana prestasi atlet Garut hingga 2030. Rencana meliputi Pelaksanaan Olahraga Pelajar (Popkab) 2027, Popkab 2028, hingga tiba-tiba menjadi tuan rumah Provinsi Jabar pada tahun 2030.

Subhan menekankan bahwa sisa waktu sekitar lima tahun harus dioptimalkan untuk persiapan penuh. “Kita tidak hanya fokus pada penyelenggaraan yang sukses, tetapi juga pada pencapaian prestasi,” kata Subhan.

Andri Rahadian Arsanata, Wakil Ketua Pelaksana Harian Pusat BKC, menjelaskan agendanya yang padat. Salah satunya adalah perayaan “Sawidak Tahun” (60 Tahun) BKC yang akan digelar pada 16 Juni 2026. “Turnamen ini diharapkan menjadi sumber pelatihan atlet karate berprestasi yang bisa meringankan nama Garut di level nasional dan internasional,” ujarnya.

Tidak ada data riset terbaru yang perlu ditambahkan, karena isu ini lebih fokus pada rencana dan vision lokal. Namun, studi kasus seperti peningkatan partisipasi atlet di turnamen karate di daerah lain dapat menjadi referensi.

Gayaan turnamen ini tidak hanya menjadi peningkatan keagamaan, tetapi juga peluang untuk mendekati tujuan strategis Garut. Dengan fokus pada penyelenggaraan dan pengembangan atlet, keberhasilan di porvinsi Jabar pada 2030 menjadi sesuatu yang lebih realistis.

Perlu diingat bahwa kompetisi seperti ini membutuhkan kerjasama antara pemerintah daerah, klub olahraga, dan komunitas. Semakin besar prestasi atlet, semakin besar kemungkinan Garut menjadi model daerah lain dalam pengembangan olahraga tradisional.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan