5 Pelembur Buru Hakim Ditangkap di Prancis, Sementara Ancam Mutilasi Korban

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Pihak berwenang Prancis berhasil menahan lima orang yang menuntut tebusan dari seorang hakim dan ibu. Penuntut sempat memaksa korban selama tiga hari 半, terkecil pelanggaran hingga ancaman menggunakan korban.

Kantor Kejaksaan Lyon, melalui AFP, membongkar bahwa korban, seorang hakim umur 35 tahun dan ibu berusia 67 tahun, terluka di garasi di bagian tenggara departemen Drome pada Jumat. Penampangan empat pria dan satu wanita ini dilaksanakan setelah dugaan penculikan menyusul penemuan korban pada waktu itu.

Penculikan tersebut melibatkan pembayaran dalam mata uang kripto. Polisi memadukan 160 petugas setelah menerima panggilan dan gambar dari penculik yang menuntut dana dalam bentuk digital. Korban, yang tidak di rumah saat penuntutan, memiliki peran penting di perusahaan teknologi aset kripto.

Penculik mengancam akan memanfaatkan korban jika uang tidak segera terlibat. Namun, kedua korban berhasil eludasi dan mengajukan permintaan bantuan. Mereka diselamatkan pagi Jumat di Bourg-les-Valence tanpa terpenuhi tuntutan penculik.

PendapatJaksa Lyon, Thierry Dran, mengungkapkan bahwa korban dipecat karena posisi mereka di perusahaan yang terlibat dalam sistem mata uang digital. Polisi menolak menyebutkan jumlah tebusan yang diminta.

Penculikan ini menggambarkan risiko kekerasan yang bisa muncul dalam transaksi kripto. Meski teknologi ini memberikan kebebasan, penggunaan ilegalnya oleh penuntut menunjukkan kebutuhan ketatnya penanganan penipuan digital.

Ada dukungan dari masyarakat untuk memperkuat regulasi transaksi kripto. Seperti yang dilihat dalam kasus ini, ketatnya pengawasan dapat mencegah kejadian ilegal. Teknologi harus dinyatakan bukan hanya sebagai alat kemajuan, tetapi juga sebagai sarana penegakan hukum yang efektif.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa inovasi digital memerlukan ketatnya pemberantasan kekerasan. Setiap transaksi dalam mata uang digital harus diwasi dengan ketat untuk mencegah penculikan dan penipuan. Teknologi tidak pernah bermanfaat tanpa kontrol yang tegas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan