KBRI Berkoordinasi dengan Aparat Singapura Kawal Kecelakaan untuk Mencegah Acciden Bocah WNI

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

KBRI di Singapura siap menyediakan dukungan maximal kepada keluarga WNI terlibat dalam kecelakaan yang terjadi di Singapore. Menurut Heni Hamidah, direktur pelindungan WNI Kemlu, insiden tabrakan mobil terjadi Jumat pagi 6 Februari, yang membuat Sheyna Lashira (6) meninggal dunia. KBRI Singapura telah berkomunikasi dengan pihak lokal untuk memastikan proses administrasi dan kebutuhan keluarga korban terpenuhi.

Badan tersebut telah menghubungi keluarga korban, mengunjungi rumah sakit tempat Anindra (ibu korban) dan Anindra, serta memastikan jenazah Anindra dikirim kembali ke Indonesia. Korban korban diyakini akan dikirim ke TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Minggu pagi pukul 06.50 WIB. Anindra masih dalam pengobatan kritis di rumah sakit Singapura.

Kecelakaan ini terjadi saat keluarga wisata di Chinatown Singapura, di dekat Kuil Relik Gigi Buddha. Polisi menyebut mobil tersebut melepas korban di parkan di South Bridge Road sekitar pukul 11.50 pagi. Anak itu awalnya sadar saat dibawa ke rumah sakit, tetapi kondisinya menimbulkan kematian.

Pengawasan KBRI di Singapura akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan. Heni menekankan pentingnya kerja sama untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan keluarga korban.

Kehidupan tak dapat diembunyi. Kecelakaan seperti ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika berlibur ke luar negeri. Keaslian dan perlahanan dalam perjalanan bisa menjadi peneliti meminimalkan risiko kecemasan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan