Huntara Korban Bencana di Aceh Ditentukan Langganan Evakuasi Pekan Pertama Ramadan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, mengajukan rencana pembangunan hunian modul di Bener Meriah, Aceh, yang direncanakan selesai sebelum musim Ramadan. Proyek ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang terjerat bencana dengan menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dan praktis.

Hunian modul ini dibangun di lahan sebesar sekitar 3 hektar, dengan total luas 4.855 meter persegi. Kooperasi 19 blok hunian moduler akan menampung hingga 228 keluarga, didukung fasilitas seperti ruang terbuka hijau, area ibadah, dan tempat bermain. Sistematnya menggunakan baja prefabrikasi, serta menyediakan air bersih, toilet, dan listrik dari PLN.

Dody menekankan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan bencana. Pendekatan modul tidak hanya cepat, tetapi juga fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan warga. Fasilitas sanitasi yang lengkap, seperti 114 unit shower dan 114 unit kloset, menjadi ciri khas proyek ini.

Pembangunan huntara ini merupakan langkah strategis untuk menjamin ketenangan masyarakat diarea bencana. Dengan sistem yang efisien, pemerintah berusaha menawarkan solusi cepat sambil menyiapkan pengembangan hunian tetap di masa depan.

Daya dukungan dari pemerintah central dan lokal menjadi kunci dalam penyelenggaraan proyek ini. Kesuksesan pembangunan huntara moduler di Bener Meriah bisa menjadi contoh untuk daerah lain yang menghadapi bencana.

Pengalaman ini menunjukkan pentingnya inovasi dalam penanganan bencana. Hunian modul tidak hanya memberikan keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi. Proyek Dody Hanggodo mungkin menjadi landasan untuk membangun ketahanan masyarakat di Aceh.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan