Gotong Royong Pemprov Riau & Pemkot Pekanbaru Menerapkan Instruksi Presiden

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kotamadya Pekanbaru menegaskan pelaksanaan kegiatan Gotong Royong Bersama sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar hari ini. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak seperti pemerintah pusat, provinsi, pihak TNI-Polri, serta masyarakat. Program ini merupakan lanjutan dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dimulai sejak awal 2025, dengan fokus pada penataan kota melalui penanganan baliho dan billboard yang melanggar ketentuan, pengendalian kabel, pengelolaan sampah, serta pemerataan sungai dan danau untuk menjaga keindahan dan keamanan lingkungan kota.

Awal kegiatan digelar dengan apel bersama yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau melalui Sekda Provinsi, Saria Labdi. Dihadiri juga pejabat daerah eselon II-IV dari pemerintah Riau serta aparat ketahanan dan keamanan. Selanjutnya, seluruh peserta bergabung untuk melaksanakan tugas kebersihan di seluruh kota Pekanbaru.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pekanbaru juga terlibat dalam kegiatan ini. Peserta meliputi pengadilan, polisi, dan instansi vertikal. Wakil Wali Kota Pekanbaru menekankan bahwa Gotong Royong ini bukan sekadar acara simbolis, melainkan program berkelanjutan yang diatur secara sistematis. ASN diwajibkan melaksanakan tugas setiap hari selama 30 menit sebelum jadwal kerja, serta minimal satu kali per minggu di lingkungan tinggalnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari pemerintah Riau. Saria Labdi menyatakan semangat dan keberhasilan Pekanbaru dalam menjalankan program ASRI. Langkah-langkah ini dinilai sesuai arahan presiden, mulai dari penindasan baliho, pengendalian sampah, hingga kebersihan lingkungan. Wali Kota Pekanbaru mengundang masyarakat untuk terus berpartisipasi agar Kota ini menjadi contoh dalam menjaga lingkungan bersih dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kota, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci agar ASRI berjalan optimal. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi risiko banjir, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Program ini menunjukkan peran kota sebagai pusat yang mampu menjadi model bagi wilayah lain di Riau. Pemeliharaan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Kekinian dan ketatannya dalam menjalankan instruksi presiden membuktikan ketegunan Pekanbaru dalam menjalani pembangunan kota yang harmonis dengan lingkungan. Semangat gotong royong yang hidup kembali melalui ini membuktikan bahwa keberlanjutannya bisa diwujudkan melalui kerja sama dan kepedulian masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan