Purbaya Ngaku Mengajukan Setoran Pajak hingga Susah Tidur-Takut, Digebukan oleh DPR

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Purbaya Yudhi Sadewa, sebagai Menteri Keuangan, menjanjikan peningkatan efisiensi penerimaan pajak pada tahun 2026. Targetnya adalah mencapai tax ratio sebesar 11-12%, meningkat dari 9% sebelumnya. Tax ratio merupakah ukuran seberapa besar pajak yang dapat pemerintah kumpulkan dari produktivitas domestik bruto (PDB) suatu negara. PDB mencerminkan nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam satu periode.

Menurut pesan Purbaya, jika target pajak tidak tercapai, DPR akan meminta penjelasan. Tahun lalu, ia masih bisa mengacu pada pertumbuhan ekonomi yang lambat. Namun, kondisi sekarang berbeda karena ekonomi diramal akan semakin baik. Jika penerimaan pajak tidak meningkat, DPR pasti akan mengkritik.

Pribadi, Purbaya mengakui kesulitan tidur karena memikirkan pencapaian target pajak. Ia menyatakan bahwa gagal mencapai target adalah kekalahan yang memang berat, terutama dalam waktu yang lama. “Setiap malam saya nggak bisa tidur karena rasa gagal itu tak bisa dilewatkan,” ujarnya.

Ditjen Pajak terdiamkan untuk meningkatkan kinerja. Presiden Prabowo Subianto juga mengawasi perkembangan ini. Purbaya mengundang warga negara untuk membantu, karena kontribusi pajak langsung mempengaruhi kebijakan nasional.

Realisasi penerimaan pajak hingga Januari 2026 mencapai Rp 1.917,6 triliun, hanya 87,6% dari target sebesar Rp 2.189,3 triliun. Shortfall sebesar Rp 271,7 triliun masih menjadi tantangan.

Purbaya tetap berkomitmen untuk memperbaiki hasil. Ia meminta kolaborasi dari semua pihak, termasuk masyarakat. Pajak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga warga yang harus aktif berpartisipasi.

Masa depan pajak membutuhkan komitmen bersama. Purbaya mengundang masyarakat untuk memahami pentingnya pembayaran pajak. Setiap penanganan pajak yang baik adalah langkah menuju stabilitas ekonomi nasional. Semua orang harus berpartisipasi untuk memastikan tujuan pemerintah dapat tercapai.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan