Minggu Pastikan HET Minyakita Tetap Ada Meski CPO Naik

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Budi Santoso, Menteri Perdagangan, menyatakan tidak ada rencana untuk meningkatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita meski harga CPO mengalami peningkatan. HET Minyakita sebesar Rp 15.700/liter telah tetap karena patokan ini tetap sesuai dengan level yang ditetapkan tiga tahun lalu.

Meskipun harga CPO terus naik, pemerintah belum memperlancar peningkatan HET. Budi mengingatkan bahwa fokus saat ini diusulkan pada distribusi Minyakita yang lebih efisien. Ia menyebutkan harga Minyakita telah turun hingga Rp 16.200 per liter, yang sesuai dengan target pemerintah untuk memberikan keuntungan bagi konsumen.

Program distribusi Minyakita melalui BUMN Pangan masih dalam proses pelaksanaan. Target 35% distribusi melalui lembaga pemerintah belum tercapai, masih di bawah 30% karena proses B2B antara BUMN dan produsen. Pemerintah tetap menekankan dukungan para produsen untuk mempercepat pelaksanaan ini.

Data HR CPO untuk Februari 2026 ditetapkan sebesar US$ 918,47 per metric ton (MT), meningkat US$ 2,84 atau 0,31% dari nilai Januari 2026. Penghitungan ini diambil dari rata-rata harga di Bursa CPO Indonesia (US$ 855,66/MT), Malaysia (US$ 981,28/MT), dan Port CPO Rotterdam (US$ 1.209,81/MT).

Stabilitas HET Minyakita memberikan keuntungan bagi rakyat meski dinamika harga CPO tetap fluktuatif. Pemerintah terus berusaha menjamin distribusi yang merata, yang menjadi solusi bagi masyarakat yang memandang harga energi yang tetap berkelanjutan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan