Prabowo Kunjungi Albanese, Meningkatkan Sertifikasi Profesional RI di Australia

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebutuhan penguatan kerja sama pendidikan dengan Australia melalui pengembangan kapasitas guru dan tenaga pengajar. Di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo mengundang Anthony Albanese, Presiden Australia, untuk mendukung penguatan sistem pendidikan Indonesia melalui berbagai program pelatihan.

“Kami meminta dukungan Australia untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan yang berfokus pada guru dan tenaga pendidik baru,” kata Prabowo. Program ini akan dilaksanakan di universitas dan sekolah yang sedang dibangun. Prabowo juga memandang program Australia Awards Garuda Scholarship sebagai kontribusi penting dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

Di sisi kerja sama tenaga kerja terampil, Prabowo menekankan potensi Indonesia memberikan kontribusi di bidang profesional. Menteri Prabowo menegaskan Indonesia memiliki sumber daya manusia kompeten yang siap berperan dalam memenuhi kebutuhan Australia. Untuk mendukung ini, Prabowo meminta memperluas Mutual Recognition Agreements (MRA) untuk sertifikasi profesi. Langkah ini diharapkan memungkinkan profesional Indonesia bekerja secara legal di Australia dengan mudah.

“Kami menawarkan kesempatan bagi profesional Indonesia untuk berkontribusi pada perekonomian Australia melalui MRA,” ujar Prabowo.

Data terbaru menunjukkan jumlah profesional Indonesia yang bekerja di Australia meningkat 15% dalam tiga tahun terakhir. Banyak mereka mengeksis di bidang kesehatan, teknik, dan pendidikan. Australia juga memperluas program visa kerja untuk profesi tertentu, termasuk perawat dan teknisi.

Penyerapan profesional Indonesia di Australia tidak hanya menguntungkan ekonomi, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di rumah. Prabowo mengekspresikan harapan untuk memperluas kerja sama ini, sehingga lebih banyak pelanggan Indonesia dapat berpartisipasi di pasar kerja internasional.

Kolaborasi ini membuka jendela baru bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas pendidikan dan tenaga kerja terampil. Dengan dukungan Australia, Indonesia bisa menjadi sumber daya strategis di bidang pendidikan dan profesi.

Prabowo menyoroti bahwa kerja sama ini bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Australia. Keduanya bisa belajar satu sama lain dalam mempengaruhi sistem pendidikan dan tenaga kerja.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan