Layanan Anjeli Kombes Yusfandi Jadi Andalan Warga DAS Barito Selatan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kapolres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengembangkan program ‘Antar Jemput sambil Patroli’ (Anjeli) untuk menjawab kebutuhan transportasi warga di daerah aliran sungai. Program ini dirancang agar masyarakat yang sakit dapat mendapatkan layanan medis gratis melalui kapal patroli. Ini diklaim oleh Maulid Syahyani, Sekretaris Desa Teluk Timbau, yang mengusulkan Kombes Yusfandi Usman sebagai pendamping di category Hoegeng Awards 2026. Kombes Yusfandi saat ini menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya TK III dan Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.

Maulid menjelaskan, di desa terpencil seperti Teluk Timbau, akses ke fasilitas kesehatan tergantung pada perjalanan air karena jalan darat belum lengkap. Jarak dari desa ke kecamatan sekitar 25 km hanya bisa ditravers melalui sungai, sehingga program Anjeli menjadi solusi alternatif. Program ini dibuka pada 2022 oleh Kombes Yusfandi, yang mengadopsi kapal dari Polsek untuk melayani warga.

Layanan Anjeli tidak hanya untuk warga sakit saja, tetapi juga untuk kebutuhan lain seperti pengunjukan ke Puskesmas atau ke Polres. Contohnya, ibu-ibu yang berputar atau keluarga yang merencanakan pernikahan dapat memanfaatkan layanan ini dengan hanya menghubungi nomor khusus yang disebar. Marsela Grasia, warga Buntok Seberang, menyatakan keberhasilan program ini ketika keluarga mereka perlu anjutan ke rumah sakit di malam hari.

Sebagai pendukung, Kombes Yusfandi juga menciptakan mobil ‘Artis’ yang digunakan untuk mengangkut warga dari pelabuhan ke rumah sakit setelah dibawa oleh kapal Anjeli. Mobil ini modifikasi dari mobil tahanan yang biasanya digunakan untuk kendaraan resmi, sehingga lebih efisien untuk layanan darurat.

Program ini juga didukung dengan kerja sama antar-instansi. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penghargaan karena inovatifnya. Selain itu, kapal Anjeli digunakan untuk sosialisasi vaksinasi COVID-19, menunjukkan fleksibilitas layanannya.

Kombes Yusfandi berharap program ini dapat menjangkau lebih luas di daerah dengan kondisi geografis yang sulit dipasukan. Hasilnya sudah terbukti dengan kebanggaan warga seperti Marsela yang merasa lebih aman dan terlindung. Program ini tetap berjalan hingga kini dengan tim khusus yang mengatur operasional di Polres Barito Selatan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan