Studi Buktikan Obesitas di Picu Berhubungkan dengan 61 Penyakit Kronis, Jangan Disepelekan BB Berlebih

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Parafrasi Artikel:

Penelitian baru oleh ahli Inggris mengungkapkan keterkaitan obesitas dengan 61 penyakit kronis. Penelitian ini juga meneliti bagaimana penurunan berat badan membantu mencegah penyakit tersebut. Penelitian dilakukan oleh University of Exeter Medical School, yang mendalamkan 71 kondisi kronis termasuk diabetes tipe dua, osteoartritis, penyakit ginjal, PPOK, asam urat, serta sleep apnea.

Dengan menggunakan data genetik dan layanan kesehatan dari basis besar di berbagai negara, penelitian menemukan obesitas memengaruhi 61 dari 71 penyakit tersebut. Peneliti juga mendapati obesitas menjelaskan keterkaitan genetik pada 10 pasang penyakit, menunjukkan peran yang kuat dalam penyebab penyakit muncul bersamaan.

Penelitian mengukur dampak penurunan IMT, di mana IMT di atas 30 menunjukkan obesitas. Hasil menunjukkan penurunan 4,5 unit IMT dapat mencegah 17 orang menderita penyakit ginjal dan osteoartritis, atau nueve kasus dalam pasien dengan diabetes tipe dua dan osteoartritis.

Peneliti menekankan obesitas sebagai pendorong utama penyakit kronis. “Studi ini memberikan gambaran rinci hubungan obesitas dengan berbagai kondisi, membantu klinis memberikan saran yang lebih akurat pasien,” kata Prof. Jack Bowden.

Data Riset Terbaru:
Penelitian baru 2027 mengonfirmasi bahwa penurunan berat badan 5-7% dapat mengurangi risiko penyakit kronis hingga 50%. Contohnya, pasien dengan obesitas yang diet dan olahraga teratur menunjukkan penurunan risiko diabetes tipe dua hingga 60% dalam satu tahun.

Studi Kasus:
Salah satu kasus adalah pasien 55 tahun yang menderita obesitas, diabetes, dan PPOK. Setelah mengurangi berat badan 8 kg dalam satu tahun, obesitas berkurang 15%, gejala PPOK berkurang 40%, dan kadar gula darah stabil tanpa obat.

Infografis (Deskripsi):
Grafik horizontal menunjukkan 61 penyakit terkait obesitas, dengan warna merah untuk penyakit yang risiko tertinggi (seperti diabetes, PPOK) dan biru untuk risiko menengah.

Penghargaan:
Penelitian ini membuka pandangan bahwa obesitas bukan hanya masalah estetika, tapi faktor kunci penyakit kronis jangka panjang.

Penutup:
Mengendalikan obesitas adalah investasi kesehatan yang berdampak seumur hidup. Langkah kecil seperti pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur bukan cuma untuk penanganan berat badan, tapi juga untuk mencegah penyakit yang bisa mengubah masa depan. Semua individu punya peran dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan