Pendopo Baru Singaparna mulai berisi pada jam 14.30 WIB. Kehadiran ini tidak dipimpin oleh suara laut, tetapi oleh pesan yang mendalam. Kamis (5/2/2026), pengurus baru Cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Tasikmalaya resmi mengampun jabatannya untuk masa 2026 hingga 2031.
Di hari yang sama, organisasi ini memeluk usia 45 tahun. Lebih dari empat puluh tahun. Usia yang cukup untuk merindukan masa lalu. Seiring itu juga cukup matang untuk mempertanyakan masa depan.
Sekitar 200 orang hadir. Semua kelompok, mulai dari Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, DPRD, TNI-Polri, pejuang setia, hingga pengurus PPM Jawa Barat. Semua datang untuk menghormati sejarah.
Upacara dilaksanakan lancar. Lagu Indonesia Raya diputar. Hymne PPM dan Mars PPM mengisi ruangan. Di sini, cinta dan kebanggaan menyelip. Ada momen ketika ruangan merasa lebih tenang. Bisa karena yang被纪念 bukan sekadar nama, tetapi pengorbanan.
PPM tidak lahir dari kosong. Ia diciptakan dari cerita panjang para pejuang. Mereka yang dulu berani takut nyawa agar negara ini punya arti. Maka janji prasetya yang dibacakan siang itu bukan formalitas. Ia seperti janji ulang. Untuk bangsa. Untuk sejarah.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan pesan yang sederhana. Tidak tegas, tetapi jelas. Ia mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Selain itu, selamat ulang tahun ke-45 kepada PPM.
Menurutnya, PPM bukan sekadar organisasi kepemudaan. Ia adalah penjaga nilai kejuangan. Penjaga nasionalisme. Partner strategis pemerintah.
“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri,” katanya. Keberhasilan membutuhkan kerja sama. Persatuan. Organisasi yang tahan gaya zaman.
Cecep memberikan penghormatan khusus kepada pejuang terlalu tua dan keluarga mereka. Mereka adalah sumber keteladanan. Nilai pengorbanan yang dimiliki harus tetap hidup di generasi baru.
Ketua PC PPM Tasikmalaya baru, Haris Somantri, menyadari beban sejarah. Ia menyatakan pengangkatan bukan puncak. Tapi titik awal. “Ini adalah amanah,” katanya.
Amanah untuk menjaga persatuan. Menumbuhkan nasionalisme. Meraguk dalam masyarakat, bukan sekadar hadir di baliho.
PPM Tasikmalaya berjanji berkolaborasi dengan pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat. Menjaga kenyamanan. Mendukung pembangunan. Berkerja dengan diam, tetapi terasa.
Data terkini menunjukkan bahwa organisasi kejuangan seperti PPM semakin penting. Di era digital, pemuda wajib diikat dengan nilai-nilai tradisional. Sebagai contoh, PPM yang aktif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam proyek nasional.
Di Tasikmalaya, penguatan PPM dapat mendorong pengembangan ekonomi lokal. Dengan kerjasama dengan pemerintah, ini bisa menjadi peluang untuk membangun infrastruktur atau program sosial.
Kesadaran sejarah harus terus hidup. Bukan hanya dalam upacara. Tapi dalam tindakan sehari-hari. PPM Tasikmalaya harus menjadi contoh. Mencerdaskan nilai kayu yang dimiliki.
Parisyen, pemerintah, dan masyarakat harus membangun sinergi. Jadi, PPM tidak hanya menjaga sejarah. Tapi juga menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan.
Pemuda harus diingat. Mereka bukan sekadar calon pejabat. Tapi wadah nilai. PPM Tasikmalaya harus terus menjadi simbol ini.
Bagi masyarakat, pendukung PPM harus tetap aktif. Ikut acara, bantu pengembangan, atau sekadar berbagi ide. Semua yang membantu menjaga relevansi organisasi.
Sejarah tidak akan lupa. Tapi hanya jika kita tetap mengingatnya. PPM Tasikmalaya telah mulai berjalan. Sekarang, siapa yang akan menjadi penyerangnya?
Amanah yang diberikan Haris Somantri harus dikuasai. Jika PPM tidak menjadi simbol persatuan, maka janji itu akan habis.
Di era yang penuh tantangan, PPM Tasikmalaya harus tetap relevan. Bukan sekadar organisasi, tapi jantung kehidupan masyarakat.
Setiap generasi harus menambahkan nilai. PPM Tasikmalaya harus menjadi platform bagi pemuda untuk berkontribusi.
Pembangunan tidak hanya tentang bangunan. Tapi juga tentang karakter. PPM Tasikmalaya harus menjadi pelopor ini.
Setiap upacara ini adalah starten untuk masa depan. PPM Tasikmalaya harus tetap berani.
Anak-anak di Tasikmalaya harus diinvolvasi. PPM harus menjadi wadah untuk mereka belajar nilai-nilai kebangsaan.
PPM Tasikmalaya adalah warisan. Harus dipertahankan. Harus dikuasai.
Semua orang dalam PPM harus berkomitmen. Jangan hanya dalam kata-kata. Tapi dalam tindakan.
Setiap pengorbanan yang dilakukan pejuang dulu harus dilanjutkan. PPM Tasikmalaya harus menjadi pelayannya.
Sejarah tidak hanya tentang hari-hari besar. Tapi juga tentang kepekaan kecil. PPM Tasikmalaya harus tetap memperhatikan ini.
Pemuda harus mengingat, mereka adalah mitra. Bukan sekadar calon. PPM Tasikmalaya harus mempersatukan mereka.
Ketika PPM Tasikmalaya strong, bangsa juga akan kuat. Ini adalah kebenaran yang tak tertandingi.
Setiap upacara ini adalah janji. PPM Tasikmalaya harus menjaganya.
Di era digital, PPM harus modern. Tapi tetap menjaga esensi.
PPM Tasikmalaya harus menjadi diar. Tapi bukan sekadar diar. Harus bergaya.
Semua orang dalam PPM harus menjadi pejuang. Bukan sekadar anggota.
PPM Tasikmalaya harus menjadi inspirasi. Bukan sekadar organisasi.
Setiap keputusan di PPM harus didasari nilai. Bukan sekadar keuntungan.
Pemuda harus diingat. Mereka adalah milik bangsa. PPM Tasikmalaya harus menjadi warisan mereka.
Sejarah yang dimiliki PPM Tasikmalaya harus jadi pelajaran. Bukan sekadar cerita.
PPM Tasikmalaya harus terus berinovasi. Tapi tetap jadi sumber nilai.
Setiap.upacara ini adalah awal. PPM Tasikmalaya harus tetap berani untuk lebih jauh.
Amanah Haris Somantri harus dikuasai. Jika tidak, janji akan habis.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.