Jadwal Sekolah Ramadan 2026 di Liburnya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Badan Pemerintah mengatur aturan pembelajaran bagi siswa dalam masa Ramadan 2026. Penetuan ini mencakup jadwal pelajaran di luar sekolah hingga waktu libur setelah perayaan. Aturan ini dibentuk dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin oleh Pratikno, menteri PKM, bersama menteri pendidikan dasar dan menengah Abdul Mu’ti serta pihak terkait.

Tujuan pembelajaran selama Ramadan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memperkuat keyakinan dan akhlak peserta. Pratikno menjelaskan bahwa perlingatan ini dirancang untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebiasaan positif di tengah keserakatan.

Jadwalnya dimulai dengan pelajaran di luar sekolah pada 18-20 Februari 2026. Dari 23 Februari hingga 16 Maret, siswa akan mengikuti belajar tatap muka. Setelah itu, mereka akan memiliki libur pada 23-27 Maret. Pemerintah juga mengencourage kegiatan spiritual seperti membaca Alquran, pelatihan di pesantren, serta studi keislaman untuk siswa Muslim. Untuk siswa non-Muslim, dibiasakan melalui bimbingan spiritual sesuai keyakinan mereka.

Pratikno menekankan bahwa Ramadan adalah masa untuk membangun karakter anak. Ia menyarankan aktivitas seperti gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia, satu jam tanpa gadget, serta kegiatan lain yang positif. Tujuan utamanya adalah menekankan empati, gotong royong, dan kesadaran sosial.

Sistem pembelajaran ini mengandalkan keseimbangan antara pendidikan akademik dan pengembangan karakter. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap siswa tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan sosial.

Masa Ramadan ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan keyakinan serta kebaikan. Bagaimana cara kita memanfaatkan periode ini agar lebih berkesinapan dalam membangun karakter? Langkah kecil setiap hari bisa menjadi fondasi perubahan besar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan